Hadiri Hari Otonomi Daerah ke-30, Ketua DPRD Tegaskan Pentingnya Penguatan Pelayanan Publik
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang digelar di Halaman Ibu Kota Kabupaten (IKK) Padang Pariaman pada Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, ASN, serta berbagai elemen masyarakat.
Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini menjadi momentum strategis untuk kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan, seluruh peserta upacara diajak merefleksikan perjalanan panjang otonomi daerah yang telah berlangsung selama tiga dekade di Indonesia.
Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, menyampaikan bahwa otonomi daerah memiliki peran krusial dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah. Menurutnya, kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah harus dimanfaatkan secara optimal untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung dan tepat sasaran.
“Momentum Hari Otonomi Daerah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa esensi dari otonomi adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah memiliki ruang yang luas untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya usai mengikuti upacara.
Aprinaldi menekankan bahwa keberhasilan otonomi daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur semata, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Hal tersebut mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pelayanan administratif yang cepat dan transparan.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam memastikan implementasi otonomi daerah berjalan efektif. DPRD, kata dia, memiliki fungsi pengawasan yang strategis untuk memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kolaborasi yang solid antara DPRD dan pemerintah daerah sangat diperlukan. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Padang Pariaman juga diisi dengan pembacaan amanat yang menyoroti pentingnya inovasi dalam pemerintahan daerah. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa tantangan global dan dinamika sosial menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi dan menghadirkan solusi yang kreatif.
Selain itu, penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi perhatian utama. ASN diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan dengan menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Peringatan ini juga menjadi ajang untuk mengevaluasi capaian pembangunan daerah selama ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan berbagai kemajuan di sejumlah sektor, meskipun masih menghadapi tantangan yang perlu diselesaikan secara bersama.
Aprinaldi mengungkapkan bahwa DPRD akan terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat ekonomi lokal. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
“Keberhasilan otonomi daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat. Partisipasi aktif masyarakat akan memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif,” jelasnya.
Di sisi lain, peringatan Hari Otonomi Daerah juga menjadi momentum untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan. Dengan sistem yang semakin terbuka, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah terus meningkat.
Sejalan dengan itu, digitalisasi pelayanan publik menjadi salah satu langkah strategis yang terus didorong. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi serta mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintahan.
Aprinaldi menyatakan bahwa DPRD mendukung penuh upaya transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah. Menurutnya, inovasi berbasis teknologi akan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan di era modern.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Dengan sistem yang terintegrasi, pelayanan publik dapat menjadi lebih cepat, transparan, dan akurat,” ujarnya.
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi titik refleksi untuk memperbaiki berbagai kekurangan dan memperkuat komitmen dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan semangat otonomi daerah, Kabupaten Padang Pariaman diharapkan mampu terus berkembang menjadi daerah yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya. (*)
