BREAKING NEWS
    2,317 view

    Cuaca Ekstrem Ancam Padang, Pemko Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

    Waktu Baca: 3 menit
    Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Padang mengevakuasi pohon tumbang di kawasan Simpang Haru akibat angin kencang. (Foto: BPBD Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Cuaca ekstrem berpotensi melanda Kota Padang dan wilayah sekitarnya pada Minggu (5/7/2026). Pemerintah Kota Padang mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama di kawasan yang rawan bencana.

    Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Padang diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai kejadian bencana di sejumlah titik.

    Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah. Ia meminta warga yang berada di kawasan pantai, sekitar pepohonan rimbun, maupun daerah rawan bencana agar lebih berhati-hati selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.

    “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap waspada, terutama bagi yang sedang berada di kawasan pantai, di sekitar pepohonan rimbun, maupun di lokasi rawan bencana lainnya,” ujar Fadly Amran.

    Menurut Fadly, potensi cuaca ekstrem kali ini bertepatan dengan masa libur sekolah dan akhir pekan sehingga diperkirakan meningkatkan jumlah pengunjung di sejumlah objek wisata, khususnya kawasan pantai. Karena itu, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap lokasi-lokasi wisata yang berpotensi dipadati masyarakat.

    Pemerintah Kota Padang juga telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) untuk memperketat pengawasan di lapangan, terutama di kawasan wisata pantai.

    “Kami sudah memerintahkan jajaran BPBD dan KSB, khususnya di kawasan Pantai Air Manis dan objek wisata pantai lainnya, untuk bergerak cepat mengimbau para pengunjung agar segera naik ke daratan dan menjauhi bibir pantai demi mengantisipasi potensi gelombang tinggi,” tegas Fadly Amran.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa hingga Minggu sore pihaknya baru menerima satu laporan pohon tumbang di kawasan Simpang Haru akibat angin kencang. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung diterjunkan ke lokasi dan berhasil mengevakuasi pohon tersebut dengan cepat.

    Hendri mengatakan, hingga saat ini BPBD belum menerima laporan mengenai banjir, rumah tertimpa pohon, maupun tanah longsor. Meski demikian, masyarakat yang berada di wilayah pesisir tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena angin kencang berpotensi memicu gelombang tinggi.

    “Hingga saat ini, alhamdulillah belum ada laporan terkait banjir, rumah tertimpa pohon, maupun tanah longsor. Kendati demikian, kami meminta masyarakat pesisir tetap waspada karena angin kencang berpotensi memicu gelombang tinggi,” jelas Hendri.

    BPBD Kota Padang memastikan seluruh personel bersama unsur terkait bersiaga selama 24 jam untuk menangani kondisi kedaruratan akibat cuaca ekstrem. Pemerintah juga mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap kejadian bencana maupun situasi darurat melalui kanal resmi pemerintah atau layanan panggilan darurat yang tersedia. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of TimAS
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *