BREAKING NEWS
    3,136 view

    Pesta Rakyat NasDem di Pasaman Barat Tercoreng Aksi Bagi‑bagi Uang

    Waktu Baca: 2 menit
    Suasana panggung hiburan Pesta Rakyat Partai NasDem di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (12/10/2026). (Foto: Ipen/TimAS)

    Pasaman Barat, AyoSumbar.id — Pelantikan pengurus DPD Partai NasDem Pasaman Barat, Sabtu (12/10/2026), yang dikemas dengan tajuk “Pesta Rakyat”, menyisakan catatan pedas. Di tengah sorak‑sorai penonton dan dentuman musik hiburan, seorang oknum di atas panggung utama melakukan aksi bagi‑bagi uang tunai yang sontak memancing perhatian warga.

    Momen itu terjadi di penghujung acara. Sejumlah lembaran uang diberikan dengan cara dilempar perlahan ke arah massa di barisan depan panggung. Seketika penonton berebutan dan saling dorong. Meski suasana tidak sempat ricuh besar, aksi tersebut jelas tidak etis dilakukan di fasilitas publik dan berpotensi membahayakan keselamatan penonton karena memancing desak‑desakan.

    Seorang warga yang menyaksikan langsung mengungkapkan kekecewaannya. “Bagi‑bagi pitih apak tu, caliak lah tu he, di campakan e me pitih e nyo. Gadoan kamari pak,” ujarnya dengan nada kesal, menegaskan bahwa aksi itu memicu suasana gaduh di tengah kerumunan.

    Pengamat politik lokal inisial ZAL turut melayangkan kritik pedas. “Aksi bagi‑bagi uang di panggung politik, apalagi di area publik, jelas mencederai nilai demokrasi. Itu bukan kepedulian, melainkan pertunjukan yang menyesatkan,” tegasnya.

    ZAL menambahkan, rakyat bukanlah objek hiburan politik. Jika ingin berbagi, seharusnya dilakukan dengan cara bermartabat, bukan dengan melempar uang di depan publik. Kritik ini sejalan dengan suara masyarakat yang memperbincangkan kejadian tersebut sepanjang malam.

    Ironi semakin terasa ketika mengingat kebijakan sterilisasi area yang diberlakukan sejak pagi. Pedagang kecil dilarang berjualan di sekitar lokasi dengan alasan menjaga ketertiban, sementara di atas panggung justru terjadi aksi yang memancing kericuhan. Kontradiksi ini memperlihatkan jurang antara retorika politik dan realitas sosial.

    Pelantikan pengurus Partai NasDem di Pasaman Barat pun berakhir dengan catatan kritis. Kemeriahan acara tidak mampu menutupi kontroversi yang muncul akibat aksi bagi‑bagi uang tersebut, sekaligus menyisakan pertanyaan besar di benak publik: untuk siapakah sebenarnya pesta rakyat itu digelar? (*)

    Avatar of Saipen Kasri
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Saipen Kasri
    Saipen Kasri
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *