BREAKING NEWS
    1,512 view

    Promosi Budaya Asia 2026 Matangkan Rencana Sister City Sumbar-Jeonbuk

    Waktu Baca: 3 menit
    Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menghadiri Promosi Budaya Asia 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kota Padang. (Foto: Makopim/Adp)

    Padang, AyoSumbar.id – Promosi Budaya Asia 2026 mempertemukan kekayaan budaya Sumatera Barat (Sumbar) dan Provinsi Jeonbuk, Republik Korea, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kota Padang, Sabtu (19/9/2026). Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menghadiri kegiatan yang menjadi bagian dari penguatan hubungan kedua wilayah.

    Pertukaran budaya dalam Promosi Budaya Asia 2026 menjadi salah satu ruang untuk mempererat hubungan masyarakat Sumbar dan Jeonbuk. Kerja sama kedua provinsi sebelumnya telah terjalin melalui hubungan sister province dan kini diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

    Masyarakat dapat menyaksikan beragam unsur budaya dari kedua wilayah. Penampilan yang disuguhkan mencakup Taekwondo, Korean Speaking Contest, musik tradisional Korea, kerajinan Hanji, kuliner Korea, Hanbok, serta tari dan silat tradisional Sumbar.

    Mahyeldi mengatakan kegiatan itu tidak hanya berisi pertunjukan seni. Menurutnya, pertemuan budaya tersebut juga memberi kesempatan bagi masyarakat kedua wilayah untuk saling mengenal dan menghargai.

    “Pada kegiatan Promosi Budaya Asia 2026 ini, kita akan menyaksikan kekayaan budaya Jeonbuk dan Sumatera Barat melalui berbagai pertunjukan dan kegiatan. Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi ruang untuk saling mengenal, menghargai, dan mempererat hubungan persahabatan antara masyarakat Sumatera Barat dengan Provinsi Jeonbuk,” ujar Mahyeldi.

    Gubernur Sumbar itu juga mendorong agar hubungan yang telah terbangun pada tingkat provinsi dikembangkan hingga pemerintahan kota. Pemerintah Kota Padang didorong menjajaki peluang kerja sama sister city dengan salah satu pemerintah kota di Jeonbuk yang memiliki kesamaan karakteristik, potensi, maupun prioritas pembangunan.

    “Saya percaya penguatan hubungan pada tingkat kota akan membuka ruang kolaborasi yang lebih konkret dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia,” katanya.

    Mahyeldi berharap hubungan antarkota tersebut nantinya dapat memperluas jejaring kerja sama dan menghasilkan program yang konkret serta berkelanjutan. Ia menyebut Promosi Budaya Asia 2026 sebagai salah satu momentum awal untuk semakin mendekatkan hubungan Sumbar dan Jeonbuk.

    Kesempatan itu juga dimanfaatkan Mahyeldi untuk mengajak delegasi Jeonbuk mengenal kekayaan alam, sejarah, budaya, dan kuliner Sumbar. Para delegasi diundang mengikuti city tour dari Kota Padang dan sekitarnya hingga Kota Bukittinggi.

    “Setelah mengikuti rangkaian kegiatan di Kota Padang, kami mengundang para tamu dari delegasi Jeonbuk untuk menikmati keindahan alam Sumatera Barat melalui city tour di Kota Padang dan sekitarnya hingga ke Kota Bukittinggi,” ujarnya.

    Selain pertunjukan budaya, Promosi Budaya Asia 2026 di Padang ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar dan Jeonbuk International Cooperation Agency (JBICA). Kesepakatan itu berkaitan dengan keberlanjutan pengoperasian Hangeul Hakdang di Sumbar.

    Kerja sama tersebut mencakup pendidikan, penyebaran bahasa, dan pengenalan budaya Korea untuk meningkatkan saling pengertian serta pertukaran budaya antara Sumbar dan Jeonbuk. Hangeul Hakdang menjadi wadah pembelajaran Hangeul, bahasa Korea, dan budaya Korea sekaligus sarana memperkuat interaksi masyarakat kedua wilayah.

    Dalam kesepakatan itu, pihak Jeonbuk akan mendukung keberlanjutan Hangeul Hakdang di Sumatera Barat. Dukungan tersebut mencakup bantuan keuangan sesuai ketentuan anggaran serta penyediaan buku pelajaran bahasa Korea dan bahan ajar.

    Mahyeldi menilai keberlanjutan Hangeul Hakdang dapat memperluas akses masyarakat, terutama generasi muda, terhadap pembelajaran bahasa dan budaya Korea. Program itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat Sumatera Barat dan Jeonbuk.

    Promosi Budaya Asia 2026 turut dihadiri Direktur Foreign and International Policy Affairs Provinsi Jeonbuk Kim Moon-kang, Presiden JBICA Ki So-kim, para tamu undangan, serta masyarakat Kota Padang. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *