35.722 Wisatawan Kunjungi Pantai Air Manis Selama Libur Lebaran
Padang, AyoSumbar.id – Ribuan wisatawan kunjungi Pantai Air Manis selama libur lebaran 2025 ini. Pantai yang dikenal luas karena kisah Malin Kundang ini, membuktikan bahwa pesonanya masih kuat dalam menarik para pelancong.
Data dari Dinas Pariwisata Kota Padang mencatat lonjakan signifikan kunjungan ke Pantai Air Manis sejak 31 Maret hingga 7 April 2025. Dalam kurun waktu sepekan tersebut, tercatat sebanyak 35.722 orang memadati area wisata ini.
“Setiap libur panjang, Pantai Air Manis memang selalu menjadi magnet wisatawan. Kunjungan tahun ini kembali menunjukkan tren positif,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indrasyani, Senin (21/4/2025).
Dari total kunjungan tersebut, sebanyak 32.030 pengunjung merupakan orang dewasa, sementara sisanya, yakni 3.692 orang, adalah anak-anak.
Semuanya terdata melalui gerbang utama yang dikelola oleh Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM), dengan total pemasukan dari tiket masuk mencapai Rp356.621.000.
Tak hanya pengunjung, arus kendaraan yang menuju lokasi pun padat. Dinas mencatat sebanyak 11.371 kendaraan masuk ke kawasan pantai selama liburan.
Dari jumlah tersebut, kendaraan roda empat mendominasi dengan 6.363 unit, disusul sepeda motor sebanyak 4.976 unit dan bus sebanyak 42 unit. Pendapatan parkir dari volume kendaraan itu tercatat sebesar Rp47.163.000.
Jika ditotal, pendapatan yang masuk ke kas Pemerintah Kota Padang melalui tiket masuk dan parkir selama libur lebaran di Pantai Air Manis mencapai Rp403.784.000.
“Setiap harinya, rata-rata pemasukan dari tiket bisa mencapai Rp50 juta, dan dari parkir sekitar Rp6 juta lebih,” jelas Yudi.
Ia menambahkan, angka tersebut hanya mencakup pendapatan dari pintu masuk resmi Perumda PSM. Belum termasuk dari pintu masuk lain yang dikelola masyarakat atau swasta, serta perputaran ekonomi dari UMKM dan pedagang suvenir yang turut merasakan dampak positif dari ramainya wisatawan.
“Ini menjadi indikasi bahwa Pantai Air Manis tidak hanya menyuguhkan keindahan alam dan nilai sejarah, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi yang besar bagi daerah,” pungkasnya. (*)
- Ikuti update berita kami di Google Berita.
