Reses Ali Muda di Kampung Rumbio, Warga hingga Camat sampai Aspirasi
Pasaman, AyoSumbar.id – Reses Ali Muda di Kampung Rumbio menjadi momen penting bagi masyarakat Jorong VI Rumbio, Nagari Koto Rajo, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, kemarin. Dalam reses Anggota DPRD Sumbar tersebut, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi.
Salah satu aspirasi yang disuarakan warga adalah pembangunan pagar dan mushalla di SD 06 Koto Rajo. Masyarakat juga berharap adanya dukungan konkret terhadap lembaga pendidikan agama MDA Syariful Majelis di Kampung Rumbio, yang dinilai berperan penting dalam pembinaan moral generasi muda.
Sekretaris Camat Rao Utara, Agus Maisol, juga mengungkapkan masih ada dua nagari di wilayahnya yang belum memiliki wali nagari definitif. “Kami berharap tahapan pemilihan wali nagari dapat segera diselesaikan agar roda pemerintahan berjalan maksimal,” katanya.
Keluhan juga disampaikan oleh Pj Wali Nagari Koto Rajo, Syalihat, terkait kondisi jalan di Nagari Koto Rajo yang banyak berlubang dan rawan longsor. Kondisi ini diperparah saat musim hujan, di mana aliran Sungai Batang Asik kerap meluap dan menyebabkan banjir.
“Ketika hujan deras datang, banjir dari Sungai Batang Asik menghambat aktivitas warga, terutama petani. Kami berharap adanya normalisasi sungai dan pengecoran jalan usaha tani agar akses distribusi hasil panen menjadi lancar,” ujar salah seorang warga dalam dialog tersebut.
Masyarakat juga mengajukan usulan pembangunan bendungan dan saluran irigasi permanen, guna meningkatkan produktivitas pertanian yang selama ini terganggu akibat minimnya fasilitas pengairan.
Menanggapi berbagai keluhan dan harapan itu, Ali Muda menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kampung Rumbio melalui jalur legislatif provinsi.
“Reses ini adalah jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Semua masukan yang kami terima akan ditindaklanjuti dan diperjuangkan di tingkat provinsi,” kata Ali Muda. Ia menegaskan, kegiatan reses bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata kehadiran wakil rakyat di tengah konstituennya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pasaman, Harisuddin, turut menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD kabupaten dan provinsi. Ia meminta agar pihak nagari dan kecamatan memasukkan kebutuhan pembangunan infrastruktur ke dalam program perencanaan.
“Dengan sinergi yang kuat, kami yakin aspirasi masyarakat, terutama dari daerah-daerah seperti Padang Mentinggi dan sekitarnya, bisa segera direalisasikan,” tutur Harisuddin.
Kegiatan reses itu ditutup dengan dialog terbuka dan penegasan dari Ali Muda bahwa perjuangan terhadap aspirasi masyarakat tidak akan berhenti di forum ini saja, tetapi akan dilanjutkan dalam forum-forum pengambilan kebijakan di tingkat provinsi. (*)
