BREAKING NEWS
    8,820 view

    M Iqra Chissa Putra Serap Aspirasi 1.000 Warga Soal Infrastruktur hingga Ekonomi

    Waktu Baca: 2 menit
    Wakil Ketua DPRD Sumbar, M Iqra Chisaa Putra, saat menemui masyarakat Tanjung Aur, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Selasa malam (29/7/2025). (Foto: DPRD Sumbar)

    Padang, AyoSumbar.id – Tiga hari menjalani reses, Wakil Ketua DPRD Sumbar, M Iqra Chissa Putra serap aspirasi warga di lima lokasi di Kota Padang. Sejak Minggu-Selasa malam (27–29/7/2025), sekitar 1.000 orang warga ditemui langsung oleh politisi muda ini.

    Lima titik yang dikunjungi Iqra tersebar di berbagai kecamatan. Yakni Koto Panjang Limau Manis Pauh, Kampung Melayu Cupak Tangah Pauh, Kampung Jambak Kandang Batu Lubuk Lintah Kuranji, Jawa Gadut Limau Manis Pauh, serta Tanjung Aur Balai Gadang Koto Tangah.

    Tiap titik dihadiri sekitar 200 orang warga yang antusias menyampaikan harapan dan kebutuhan mereka. Pada pertemuan pertama di Koto Panjang, Limau Manis Pauh, masyarakat menyuarakan harapan agar difasilitasi pelatihan menjahit dan tata rias (make up artist/MUA).

    Lokasi yang dekat dengan kampus Unand dinilai berpotensi menjadi ladang penghasilan, terutama dalam melayani kebutuhan wisuda mahasiswa. Selain itu, warga juga meminta bantuan modal usaha, serta pembangunan infrastruktur seperti dinding banda, saluran irigasi, dan perbaikan jalan.

    Iqra merespons positif permintaan tersebut. “Untuk pelatihan dan bantuan modal bisa kita anggarkan pada tahun 2025. Silakan bentuk kelompok agar program bisa segera diakses,” ujar Iqra.

    Namun, ia menegaskan bahwa usulan pembangunan fisik yang membutuhkan proses lebih panjang baru bisa diperjuangkan dalam APBD 2026.

    “Untuk infrastruktur waktunya memang sudah tidak cukup di 2025. Tapi tetap akan kita perjuangkan tahun depan. Usulan bisa diajukan lewat proposal ke staf saya,” tambahnya.

    Malam harinya, Iqra melanjutkan reses ke Kampung Melayu, Cupak Tangah, Pauh. Meski cuaca gerimis, sekitar 200 warga tetap hadir. Aspirasi yang mencuat di titik ini didominasi masalah banjir dan kerusakan irigasi sawah.

    “Di belakang rumah kami ada banda. Kalau musim hujan, airnya meluap dan masuk ke rumah. Kami butuh solusi permanen agar tidak kebanjiran lagi,” ungkap Feri Konaldi, salah satu warga.

    Permasalahan lainnya adalah minimnya penerangan jalan dan ketiadaan tempat pembuangan sampah (TPS), yang menyebabkan sampah menumpuk dan berpotensi menimbulkan penyakit.

    Selama tiga hari reses, M Iqra Chissa Putra mencatat berbagai kebutuhan warga yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari: mulai dari ekonomi keluarga, ketahanan pangan, hingga kenyamanan dan keamanan lingkungan.

    Dengan semangat jemput bola, Iqra menunjukkan komitmennya sebagai wakil rakyat yang hadir dan mendengar langsung denyut persoalan masyarakat di akar rumput.

    Melalui reses tersebut, M Iqra Chissa Putra tak hanya mengumpulkan data kebutuhan warga, tetapi juga menjanjikan langkah konkret dalam memperjuangkannya di meja parlemen. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *