BREAKING NEWS
    12,131 view

    Cek Kondisi SDN 01 Pasar Laban, Infrastruktur Rusak dan Banjir segera Ditangani

    Waktu Baca: 3 menit
    Wako Padang, Fadly Amran, saat mengecek langsung kondisi SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Selasa (5/8/2025). Ia memastikan akan memprioritaskan pembenahan sekolah tersebut. (Foto: Prokopim Setdako Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, mendapat perhatian serius dari Wali Kota Padang, Fadly Amran. Ia memastikan bakal menangani segala kendala terkait layanan pendidikan tersebut.

    Kemarin, Fadly meninjau langsung SDN 01 Pasar Laban. Ia menemukan sejumlah kerusakan fisik pada bangunan sekolah. Mulai dari atap bocor, loteng lapuk, hingga pagar sekolah yang hampir roboh.

    Tidak hanya itu, ia juga menyoroti persoalan banjir yang terjadi setiap kali hujan deras, menyebabkan lingkungan sekolah tergenang air dan aktivitas belajar siswa terganggu.

    “Kita tidak ingin anak-anak belajar dalam kondisi sekolah yang tidak layak. Ini harus segera ditangani, termasuk persoalan banjir yang sudah lama dikeluhkan warga,” tegas Fadly.

    Tidak saja melihat kondisi SDN 01 Pasar Laban, Fadly juga mengecek lokasi jembatan rusak di Kampung Nangka, yang berada dekat gerbang masuk objek wisata Pantai Caroline.

    Jembatan itu merupakan akses vital bagi sekitar 50 kepala keluarga di Kampung Nangka, dan jalur alternatif menuju SDN 01 Pasar Laban. Kondisinya yang rusak parah sangat membahayakan mobilitas warga, khususnya para pelajar.

    Fadly memastikan, penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur di Bungus Selatan akan menjadi prioritas pemerintah kota. Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan langkah percepatan perbaikan.

    “Anak-anak kita butuh akses pendidikan yang baik. Begitu pula masyarakat, tidak boleh terhambat hanya karena rusaknya jembatan atau infrastruktur dasar lainnya,” ujar Fadly.

    Kepedulian terhadap layanan publik juga ditunjukkan Fadly saat meninjau Puskesmas Bungus Teluk Kabung. Di lokasi tersebut, ia menemukan kursi tunggu pasien yang sudah rusak dan saluran drainase yang membutuhkan perbaikan.

    Ia pun berkomitmen memperbaiki fasilitas kesehatan agar pelayanan terhadap masyarakat berjalan optimal. “Fasilitas seperti kursi tunggu dan drainase yang tidak layak harus segera diperbaiki agar kenyamanan pasien dan pengunjung terjaga,” tambahnya.

    Penyebab Banjir di SDN 01 Pasar Laban dan Solusinya

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa banjir di SDN 01 Pasar Laban disebabkan oleh perubahan alur Sungai Timbalun. Akibat derasnya aliran air, terbentuk sungai baru yang mengarah ke depan sekolah dan menyebabkan genangan.

    Tri menambahkan bahwa sistem pengendalian banjir (Sitpel) yang sebelumnya dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 2015 sempat efektif, namun kini rusak akibat tekanan air. Beberapa upaya penutupan alur sungai baru telah dilakukan, namun belum mampu bertahan lama.

    “Kami akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V dan Balai Pelaksana Jalan Nasional untuk mencari solusi jangka panjang,” ungkapnya.

    Terkait jembatan rusak di Kampung Nangka, Tri menyebut bahwa Pemko Padang menargetkan pembangunan jembatan permanen pada 2026. Jembatan baru akan memiliki lebar lima meter, mendukung mobilitas masyarakat sekaligus akses menuju sekolah.

    “Sebelumnya memang ada jembatan semi permanen bantuan TNI AD, tapi sekarang sudah rusak. Insya Allah, tahun 2026 kita bangun yang lebih kokoh dan aman,” jelas Tri.

    Fokus Perbaikan Sekolah dan Pelayanan Dasar

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Yopi Krislova, menyampaikan bahwa SDN 01 Pasar Laban akan menjadi salah satu prioritas dalam anggaran rehabilitasi tahun 2026. Rencana perbaikan meliputi penggantian atap, renovasi interior, serta pembangunan pagar sekolah.

    “Sekolah ini sudah cukup lama mengalami kerusakan. Kami akan masukkan dalam prioritas anggaran tahun depan,” kata Yopi.

    Langkah-langkah ini menandai komitmen Pemko Padang dalam memastikan kualitas layanan dasar, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan, tetap terjaga. Tindakan cepat dan terukur memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Khususnya generasi muda yang tengah menempuh pendidikan. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *