BREAKING NEWS
    10,801 view

    Profil Desa Sintuak di Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman

    Waktu Baca: 3 menit
    Kantor Desa Sintuak yang terletak dekat Jalan Kayu Jati, Kecamatan Pariaman Utara. (Foto: TimAS)

    Pariaman, AyoSumbar.id – Profil Desa Sintuak menjadi sorotan menarik saat kita menelisik lebih dalam kehidupan masyarakatnya yang penuh semangat, berada di salah satu sudut cantik Kota Pariaman, Sumatera Barat.

    Meski ukurannya tergolong kecil, Desa Sintuk tidak bisa diremehkan. Keberadaannya begitu vital dalam membentuk wajah perdesaan Kota Pariaman yang harmonis.

    Sekilas Profil Desa Sintuak

    Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pariaman Nomor 12 Tahun 2017, nama Desa Sintuak sudah disesuaikan menjadi Desa Sintuak sebagaimana bahasa lokalnya.

    Terletak di Kecamatan Pariaman Utara, Desa Sintuak menempati luas wilayah sekitar 0,98 km², atau setara dengan 4,16 persen dari total luas Kecamatan Pariaman Utara.

    Jaraknya yang hanya 1,5 km dari pusat kecamatan serta 11 km dari pusat kota membuatnya strategis dan mudah dijangkau.

    Jumlah Penduduk Desa Sintuak

    Jumlah penduduk Desa Sintuak pada tahun 2023 tercatat sebanyak 1.002 jiwa, terdiri dari 522 laki-laki dan 480 perempuan. Jumlah yang sangat sepadan dengan luas wilayahnya.

    Dusun di Desa Sintuak

    Wilayah Desa Sintuak dibagi menjadi 3 dusun. Masing-masing dusun di Desa Sintuak ini menjadi denyut kehidupan utama masyarakat. Baik dari sisi sosial hingga ekonominya.

    Desa Kecil, Akses Besar

    Meskipun tidak memiliki menara telepon seluler sendiri, Desa Sintuak sudah terhubung dengan dunia digital melalui dukungan lima operator layanan telekomunikasi.

    Kecepatan dan kekuatan sinyalnya pun mengesankan, karena sudah menjangkau jaringan 5G, 4G, dan LTE. Di era digital ini, konektivitas seperti ini menjadi modal penting untuk mendorong perkembangan desa, baik dari sisi ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

    Harmoni Religius dan Sosial

    Desa Sintuak memiliki dua mushola yang menjadi tempat ibadah sekaligus pusat interaksi sosial dan spiritual masyarakatnya. Walau sederhana, tempat-tempat ini mencerminkan kerukunan dan semangat gotong royong warga dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan lokal.

    Tangguh Meski Minim Peralatan

    Menariknya, Desa Sintuak belum memiliki perlengkapan keselamatan fisik dalam menghadapi bencana. Namun jangan salah, desa ini sudah memiliki sistem peringatan dini serta rambu-rambu jalur evakuasi yang memadai.

    Selain itu, perawatan rutin terhadap infrastruktur seperti sungai, kanal, tanggul, drainase, dan pantai juga menunjukkan keseriusan masyarakat dan pemerintah desa dalam mitigasi bencana.

    Penutup

    Profil Desa Sintuak memberi gambaran tentang bagaimana desa kecil dengan keterbatasan fisik tetap bisa menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.

    Dengan akses komunikasi yang baik, kesadaran mitigasi bencana, dan semangat masyarakat yang tinggi, Desa Sintuak tumbuh sebagai contoh desa mandiri yang patut diapresiasi.

    Di balik angka dan statistik, Desa Sintuak menyimpan kekuatan: yaitu manusia-manusia gigih yang tak pernah lelah menjaga dan membangun desanya.

    Bagi siapa saja yang ingin memahami denyut nadi Pariaman dari akarnya, Desa Sintuak adalah tempat yang wajib disinggahi – sederhana, bersahaja, namun penuh makna. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Arditono
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *