AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
6,797 view

Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025, Wako Padang Ingatkan Agenda Simulasi

Berita visual: bagaimana Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025,Tsunami Drill Kota Padang menjadi perhatian masyarakat?
(Kiri-kanan) Wawako Padang, Maigus Nasir, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, dan Kepala BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf, jelang pelaksanaan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 di Lapangan Imam Bonjol, Selasa (4/11/2025). (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025 berlangsung di Lapangan Imam Bonjol, Padang, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir serta dipimpin langsung Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta sebagai inspektur upacara.

Apel tersebut digelar Polda Sumbar dan melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, hingga ASN Pemerintah Kota Padang. Selain itu, unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang juga ikut memperkuat sinergi dalam kegiatan tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi bencana tinggi. Karena itu, ia menilai kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi keharusan mutlak. Ia menyebut ancaman seperti gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dan kebakaran harus diantisipasi sejak dini melalui edukasi, simulasi, serta pembangunan infrastruktur mitigasi yang memadai.

“Kita tidak bisa memprediksi waktu terjadinya bencana. Karena itu, kesiapan personel, sarana, dan logistik wajib optimal. Penanganan bencana harus mengandalkan sinergi semua pihak sesuai peran masing-masing,” tegas Irjen Pol Gatot Tri Suryanta saat Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025.

Kepala BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf, menambahkan bahwa wilayah Sumbar dikenal sebagai “etalase bencana” karena berada di pertemuan lempeng tektonik dunia.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah, termasuk Kota Padang, yang terus memperkuat mitigasi melalui edukasi kebencanaan, pemasangan rambu evakuasi, pembangunan shelter tsunami, dan latihan simulasi rutin.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menjelaskan upaya nyata Pemko Padang dalam meningkatkan kesiapan warga menghadapi ancaman bencana, khususnya gempa dan tsunami.

“Besok, 5 November, kita akan melaksanakan Tsunami Drill Kota Padang terbesar di Indonesia. Simulasi ini melibatkan sekitar 200 ribu warga di 55 kelurahan dan 8 kecamatan pesisir Kota Padang,” ungkap Maigus seusai Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana 2025.

Ia menjelaskan, simulasi akan dimulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Saat sirene berbunyi, warga di zona merah tsunami akan bergerak menuju titik Tempat Evakuasi Sementara (TES) yang sudah ditetapkan.

“Warga diminta melakukan evakuasi dengan berjalan cepat, tidak berlarian atau menggunakan kendaraan. Kita tentu berharap Padang selalu aman, namun simulasi ini penting agar masyarakat paham langkah yang harus diambil saat darurat terjadi,” tutup Maigus. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version