BREAKING NEWS
    1,008 view

    Api Abadi Pariangan Kembali Hangatkan Semangat Olahraga Sumbar

    Waktu Baca: 4 menit
    Tim kirab api Porprov XVI Sumbar saat membawa obor api abadi dari Nagari Pariangan menuju Kota Padang untuk mengkobarkan semangat olahraga Sumatera Barat. (Foto: Tim Media KONI Sumbar)

    Tanah Datar, AyoSumbar.id – Api abadi dari Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, kembali menghangatkan semangat olahraga Sumatera Barat. Penyalaan api untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar itu, dimulai dari Lapangan Sulthan Suri Rajo Mahadirajo, Monumen Api Porda Sumbar, Nagari Pariangan, Rabu (30/9/2026).

    Prosesi tersebut menjadi awal kirab api Porprov XVI Sumbar 2026, yang selanjutnya membawa obor melewati sejumlah daerah hingga Kota Padang untuk pembukaan Porprov.

    Nagari Pariangan dipilih sebagai lokasi prosesi karena memiliki posisi penting dalam sejarah dan kebudayaan Minangkabau. Api yang diambil dari kawasan tersebut juga dimaknai sebagai lambang persatuan serta semangat kebersamaan masyarakat Sumbar.

    Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, tokoh adat, ninik mamak, alim ulama, tokoh pemuda, dan masyarakat yang mendukung prosesi tersebut.

    “Insya Allah kami akan jaga api ini. Semangat yang ada dalam api ini adalah semangat yang menyatukan seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat,” ujar Hamdanus.

    Ia meminta semangat yang dilambangkan melalui api tersebut tetap terjaga sampai seluruh rangkaian Porprov XVI Sumbar 2026 berakhir. KONI kabupaten dan kota serta seluruh insan olahraga di Sumbar juga diajak menjadikan api itu sebagai simbol semangat bersama.

    “Mari kita jaga bersama semangat ini. Jangan biarkan api ini padam. Api ini adalah api yang telah menyatukan kita semua,” katanya.

    Mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sekda Abdul Rahman Hadi menyebut pengambilan api Porprov di Pariangan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, kebudayaan, dan nilai-nilai luhur Minangkabau.

    Menurut Abdul Rahman, tradisi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nagari Pariangan kepada masyarakat Sumatera Barat.  “Tradisi pengambilan api Porprov ini adalah sebuah penghormatan kepada sejarah, kebudayaan dan nilai-nilai luhur Minangkabau yang senantiasa menghidupkan semangat olahraga,” ujarnya.

    Ia berharap api kirab menjadi lambang persatuan, persaudaraan, dan semangat untuk menyukseskan Porprov XVI Sumbar 2026. Kabupaten Tanah Datar juga telah mempersiapkan diri sebagai salah satu tuan rumah. Sejumlah cabang olahraga akan digelar di daerah tersebut, termasuk angkat besi dan bola voli.

    “Kita sudah mempersiapkan dan insyaallah akan menyukseskan pelaksanaan cabang olahraga yang dipercayakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan KONI Sumbar kepada Kabupaten Tanah Datar,” kata Abdul Rahman.

    Sedangkan Asisten III Sekdaprov Sumbar, Adib Alfikri, menyebut bahwa penyalaan api Porprov XVI Sumbar di Pariangan sebagai momentum bersejarah. Sebab, api kembali menyala di Monumen Api Porda Sumbar setelah sekitar delapan tahun.

    Adib memiliki kenangan khusus dengan lokasi tersebut. Pada 2018, saat masih menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, ia juga menghadiri prosesi pengambilan api Porprov XV Sumbar di tempat yang sama.

    “Hari ini hari bersejarah. Sudah lama api ini tidak kita lihat. Sekarang menyala kembali. Saya masih ingat, delapan tahun lalu saya juga hadir di lapangan ini,” ungkapnya.

    Adib menilai Pariangan mempunyai kedudukan penting dalam sejarah dan kebudayaan Minangkabau. Karena itu, tradisi pengambilan api di kawasan tersebut dinilai perlu terus dipertahankan.

    “Ini adalah sebuah budaya yang memang akan kita selalu lestarikan karena bagaimanapun ini adalah sebuah simbol kebersamaan dari kepentingan kita yang ada di Sumatera Barat,” katanya.

    Ia menegaskan makna api Porprov tidak berhenti pada seremoni. Semangat yang dibawanya harus tercermin dalam penyelenggaraan Porprov melalui sportivitas, kebersamaan, dan semangat berprestasi.

    “Pemerintah provinsi berharap api yang sudah menyala ini tidak hanya sekadar simbolis, tetapi kita wujudkan dalam pelaksanaan Porprov ini,” ujarnya.

    Setelah prosesi di Pariangan, api Porprov dikirab menuju Kabupaten Padang Pariaman sebelum diteruskan ke Kota Padang. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju pembukaan Porprov XVI Sumbar 2026.

    Api yang dibawa dalam kirab melambangkan semangat pantang menyerah, daya juang tinggi, sportivitas, dan energi positif bagi insan olahraga Sumbar.

    “Kepada pembawa obor dan petugas kirab, kami berpesan agar senantiasa berhati-hati, menjaga keselamatan dan membawa semangat kejayaan dari titik awal hingga nanti di tujuan akhir,” katanya.

    Penyalaan dan pelepasan api obor kemudian menandai secara resmi dimulainya Kirab Api Porprov XVI Sumbar 2026. Petugas kirab selanjutnya membawa api menuju Kabupaten Padang Pariaman sesuai rangkaian perjalanan yang telah disiapkan panitia.

    Adib mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Sumbar ikut menyukseskan Porprov XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.

    “Melalui peristiwa ini, mari kita gelorakan semangat kebersamaan dan sportivitas untuk menyukseskan seluruh rangkaian acara dengan lancar, aman dan sukses,” katanya.

    Prosesi tersebut turut dihadiri Kepala Dispora Sumbar Tafliatur Fuadi, jajaran KONI Sumbar, sejumlah kepala daerah, ninik mamak, tokoh adat, serta tokoh masyarakat Kabupaten Tanah Datar. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *