BREAKING NEWS
    13,580 view

    Audiensi di Kementerian PU, Bupati Usulkan Pembangunan Jalan, Jembatan, dan Irigasi

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, audiensi dengan Kementerian PU, Senin (23/6/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AuoSumbar.id – Audiensi di Kementerian PU kembali dilakukan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah dan dampak bencana alam.

    Dalam kunjungan strategis ini, JKA menyampaikan berbagai usulan prioritas yang menyasar sektor jalan, jembatan, pengendalian sumber daya air, hingga perlindungan kawasan pesisir.

    Audiensi tersebut berlangsung di tiga unit utama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, yakni Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), serta Pusat Fasilitasi Infrastruktur daerah.

    Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, serta Inspektur Kabupaten.

    Dalam pertemuan tersebut, lima usulan kegiatan dinyatakan sebagai prioritas utama pembangunan infrastruktur di Padang Pariaman, yaitu:

    1. Pembangunan Jembatan Kayu Gadang Sikabu
    2. Pembangunan Jembatan Anduriang
    3. Pembangunan Daerah Irigasi (DI) Lubuk Sikoci Ladang Laweh
    4. Normalisasi Batang Ulakan
    5. Pengamanan Pantai Pasir Baru

    Di Ditjen Bina Marga, rombongan diterima oleh Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Jalan, April Artoto. Sementara di Ditjen SDA, audiensi disambut oleh Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan SDA, Biren.

    “Kami sangat berharap besar kepada Kementerian PUPR untuk membantu Padang Pariaman yang tengah menghadapi banyak tantangan pembangunan akibat keterbatasan anggaran dan bencana alam. Terlebih, sekarang berlaku Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Pemerintah,” ujar Bupati JKA.

    Pihak Kementerian PUPR menyambut positif usulan tersebut dan menyatakan akan menindaklanjutinya melalui program Inpres, serta koordinasi teknis dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera.

    Bupati JKA menegaskan pentingnya peran jalan dan jembatan dalam menghubungkan kawasan, menunjang aktivitas ekonomi, serta mempercepat pelayanan dasar bagi masyarakat. Namun, banyak infrastruktur di daerahnya rusak akibat faktor usia, banjir, dan longsor.

    Selain lima proyek utama, turut diusulkan pula pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan strategis seperti:

    • Jalan Kamuamuan – Pasar Sungai Geringging
    • Paingan – Malai Tangah Sungai Sarik Malay – Malay
    • Sungai Sirah – Tanjung Alai
    • Padang Alai – Parak Tabu
    • Padang Baru – Kalawi
    • Rimbo Kalam – Hilalang Gadang
    • Pasia Laweh – Padang Pulai
    • Koto Buruak – Padang Pulai
    • Kampung Ladang – Sungai Gimba

    Di sektor jembatan, beberapa usulan tambahan meliputi:

    • Jembatan Kayu Gadang – Sikuliek
    • Jembatan Padang Mantuang
    • Jembatan Pasia Baru
    • Jembatan Padang Maduang

    Tak hanya fokus pada konektivitas, Bupati juga mengusulkan penanganan abrasi pantai, rehabilitasi bendungan, serta pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi guna memperkuat ketahanan pangan dan kesiapsiagaan bencana di daerah.

    “Kita berharap seluruh usulan ini masuk dalam skala prioritas nasional. Karena infrastruktur bukan hanya soal membangun jalan atau jembatan, tapi tentang membuka akses kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *