AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,536 view

Bantah Isu Penimbunan Bantuan, Bupati JKA: Fitnah yang Menyesatkan

Gambar eksklusif yang memperlihatkan dampak dari Isu penimbunan bantuan,penimbunan sembako.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, didampingi Wabup Rahmat Hidayat saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Padang Pariaman. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Isu penimbunan bantuan muncul di tengah proses distribusi logistik untuk warga terdampak bencana di Padang Pariaman. Isu itu menyebar di sejumlah grup media sosial dan memicu perhatian publik.

Pemerintah daerah langsung merespons dengan memastikan seluruh mekanisme penyaluran berjalan terbuka dan terpantau.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, mengatakan pemerintah daerah bekerja tanpa henti untuk menyalurkan bantuan ke seluruh titik terdampak.

Ia menegaskan bahwa tuduhan penimbunan sembako tidak memiliki dasar dan bertentangan dengan fakta di lapangan.

“Saya tegaskan, tuduhan bahwa pemda menimbun sembako adalah fitnah yang sangat menyesatkan. Ini menyakiti kami yang bekerja tanpa lelah dan merusak semangat gotong royong,” kata Bupati dengan tegas.

Ia menjelaskan bahwa setiap bantuan tercatat secara akuntabel. Proses distribusi diawasi ketat melalui sistem verifikasi yang diperbarui real-time di setiap lokasi.

Kecamatan, nagari, dan relawan terlibat langsung untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan dan tidak ada tumpang tindih penyaluran.

Bupati juga membuka ruang pengawasan dari publik dan lembaga mana pun. Ia meminta masyarakat memberikan laporan berbasis data jika masih ada warga terdampak yang belum menerima bantuan.

“Mari kita jadikan masa sulit ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi. Laporkan jika ada warga yang terlewat atau ada ketidaksesuaian di lapangan,” ujarnya.

Pemerintah daerah menegaskan kembali bahwa transparansi, kecepatan, dan ketepatan distribusi menjadi prinsip utama dalam penanganan bencana.

Dengan keterlibatan TNI, Polri, relawan, dan pemerintah nagari, jalur distribusi bergerak tanpa hambatan berarti. Langkah ini sekaligus menepis isu penimbunan bantuan yang beredar di ruang digital. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version