AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
11,088 view

Banyak Infrastruktur Rusak di Nagari Pilubang, Ada yang Mangkrak Sejak 2016

Potret unik dari perkembangan terbaru tentang Infrastruktur rusak di Nagari Pilubang,infrastruktur rusak di Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, didampingi Sekdakab Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, ketika mendengar keluhan masyarakat terkait ancaman abrasi di Pasia Baru, Nagari Pilubang, Minggu (20/7/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Infrastruktur rusak di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau ternyata banyak yang rusak. Hal itu diketahui Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), berkunjung ke sana bersama rombongan gowes pada Minggu (20/7/2025).

Titik infrastruktur rusak di Nagari Pilubang terdapat hampir di setiap korongnya. Mulai dari kondisi jalan, jembatan hingga saluran irigasi. Termasuk perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

Tepatnya di Korong Pasia Baru, masyarakat menyuarakan keresahan akibat abrasi pantai yang kian menggerus wilayah permukiman. Tanpa penanganan cepat, dampaknya dikhawatirkan akan meluas dan membahayakan keselamatan warga pesisir.

Sedangkan di Korong Sungai Sirah, masyarakat mengeluh jembatan penghubung antarwilayah mengalami kerusakan parah dan tak lagi dapat dilalui secara aman. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat yang mengandalkan akses tersebut untuk bekerja, sekolah, dan berdagang.

Lalu di Korong Sibaruas, warga mengeluhkan kerusakan pada bendungan Lubuak Cimantuang. Fasilitas irigasi tersebut selama ini menjadi penopang utama bagi sektor pertanian setempat. Jika tak segera diperbaiki, kerusakan bendungan dikhawatirkan akan mengancam ketahanan pangan lokal.

Situasi infrastruktur memprihatinkan juga ditemukan di Korong Duku. Keluhan warga meliputi jembatan putus di Jawi-jawi, kerusakan pada Kapalo Banda Duku 1 Kampung Belimbing, dan irigasi di Duku1 SP1 Lubuakbatuang.

Beranjak ke Korong Durian Daun, rombongan JKA mendengarkan keluhan terkait jalan amblas di Kampuang Piliang, yang menyebabkan kesulitan distribusi hasil tani dan menghambat mobilitas harian warga.

Tidak saja Infrastruktur rusak di Nagari Pilubang itu, ternyata di Korong Duku Pilubang terdapat pembangunan Jembatan Sungai Talang yang telah terbengkalai sejak 2016.

Jembatan itu memegang peran vital dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi. Namun, mangkraknya proyek selama hampir satu dekade telah menyulitkan kehidupan warga setempat.

Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, John Kenedy Azis menyampaikan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa mendengar langsung suara masyarakat di lapangan merupakan langkah penting agar pembangunan daerah benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga di lapangan akan menjadi prioritas dalam penyusunan program dan penganggaran ke depan,” jelas JKA, kemarin.

Ia juga menekankan bahwa keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program pembangunan infrastruktur rusak di Padang Pariaman.

Namun dengan kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama, ia optimistis berbagai persoalan infrastruktur rusak di Padang Pariaman akan mendapatkan solusi yang nyata dan berkelanjutan. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version