AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,736 view

Barefoot Running 2026 Diikuti 1.700 Peserta, Ada yang Luar Negeri

Ilustrasi berita eksklusif yang menyoroti Barefoot Running 2026.
Sekda Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara menyampaikan persiapan Barefoot Running 2026 yang digelar di Kampung Nelayan, Nagari Katapiang. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Barefoot Running 2026 di Kabupaten Padang Pariaman akan digelar Sabtu, 1 Agustus 2026, di kawasan Kampung Nelayan, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Ajang lari tanpa alas kaki ini dipersiapkan sebagai salah satu agenda sport tourism yang diharapkan mampu mendatangkan peserta dan wisatawan dari berbagai daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara mengatakan persiapan terus dimatangkan menjelang pelaksanaan. Pemerintah daerah bersama perangkat daerah dan instansi pendukung melakukan koordinasi untuk memastikan acara berjalan aman dan tertib serta memberikan pengalaman terbaik bagi peserta dan pengunjung.

Besarnya perhatian masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang telah mendaftar. Hingga mendekati hari pelaksanaan, lebih dari 1.700 peserta tercatat mengikuti ajang tersebut.

Peserta Barefoot Running 2026 tidak hanya berasal dari sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Pendaftar juga datang dari kota-kota besar seperti Medan, Palembang, dan Pekanbaru, termasuk peserta dari luar negeri.

“Pada awalnya kegiatan ini dirancang sebagai event olahraga tingkat regional Sumatera Barat. Namun, tingginya minat peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara membuat Padang Pariaman Barefoot Running berkembang menjadi event olahraga berskala nasional,” ujar Hendra.

Perlombaan akan dibagi dalam dua kategori, yakni Fun Run dan Championship. Panitia menyediakan total hadiah Rp80 juta, yang terdiri atas doorprize senilai Rp50 juta dan Championship Pool sebesar Rp30 juta untuk pemenang kategori kompetisi.

Menurut Hendra, perkembangan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya daya tarik Padang Pariaman sebagai lokasi penyelenggaraan olahraga yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Konsep berlari tanpa alas kaki di kawasan pesisir Kampung Nelayan juga memberikan pengalaman yang berbeda dari penyelenggaraan lomba lari pada umumnya.

Barefoot Running 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda olahraga. Kehadiran peserta dan pengunjung dalam jumlah besar juga berpotensi memperkenalkan destinasi wisata Padang Pariaman sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.

Dampak ekonomi itu diperkirakan dirasakan berbagai pelaku usaha lokal, termasuk sektor kuliner, penginapan, dan usaha mikro yang berada di sekitar kawasan penyelenggaraan.

Hendra mengajak masyarakat ikut mendukung pelaksanaan acara dengan hadir menyaksikan dan memberikan semangat kepada peserta. Masyarakat juga diharapkan dapat menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

“Momentum ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan Padang Pariaman kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap penyelenggaraan Barefoot Running 2026 dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin dikenal di tingkat nasional. Event ini juga diharapkan memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai destinasi sport tourism yang kompetitif. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aris Prima Gunawan
Putri Maharani
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version