Bukittinggi Raup Rp 3,5 Miliar dari Wisata Lebaran 2026, Rekor Tiga Tahun Terakhir
Bukittinggi, AyoSumbar.id – Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat lonjakan signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama libur Lebaran 2026. Dari data yang dihimpun, Kota Jam Gadang ini berhasil meraup pemasukan hingga Rp 3,5 miliar, sebuah angka yang sukses melampaui pencapaian dalam tiga tahun terakhir sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, menyebutkan bahwa tingginya PAD tersebut berbanding lurus dengan membludaknya jumlah wisatawan yang terdata sebanyak 153.336 orang ke berbagai objek wisata berbayar.
“Alhamdulillah kunjungan ke objek wisata berbayar selama libur lebaran meningkat dibanding tiga tahun sebelumnya. PAD juga alami kenaikan,” ujar Rofie saat memberikan keterangan pada Kamis, 2 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa Kebun Binatang Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) masih menjadi primadona utama penopang pundi-pundi daerah.
“TMSBK masih menjadi unggulan wisata dengan raihan retribusi Rp 3,07 miliar dikunjungi 128 ribu pengunjung selama libur lebaran terdata dari 21 hingga 29 Maret dan objek wisata Taman Panorama dan Lobang Jepang turut menyumbang pendapatan retribusi sebanyak Rp 468 juta dengan 24,9 ribu kunjungan,” katanya.
Rofie Hendria juga menjelaskan bahwa ramainya pengunjung ini ikut memberikan efek domino positif bagi para pelaku ekonomi lokal di sekitar objek wisata Bukittinggi. Ia menambahkan bahwa wisatawan yang sebagian besar merupakan pemudik turut mendorong peningkatan pendapatan pelaku usaha mikro karena banyaknya spot wisata gratis yang tersedia, terutama di kawasan ikonik Jam Gadang.
Sebagai perbandingan, pada Lebaran 2025 lalu, pendapatan yang masuk tercatat sebesar Rp 2,9 miliar dari 129 ribu kunjungan. Sementara pada tahun 2024, angkanya berada di Rp 2,2 miliar dengan 100.218 kunjungan, dan pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp 3,3 miliar dari 153.542 pengunjung.
Menutup keterangannya, Rofie mengapresiasi situasi libur Lebaran yang berjalan aman tanpa kendala berarti berkat kerja keras tim gabungan dari TNI-Polri dan Satpol-PP. “Selama momen lebaran ini, kondisi dan situasi di objek wisata berbayar aman dan kondusif hingga tidak ada keluhan ataupun permasalahan-permasalahan yang terjadi,” pungkasnya.
