AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
7,581 view

Bupati Welly Minta Pengelola MBG di Pasaman Prioritaskan Bahan Lokal

Berita visual: bagaimana MBG di Pasaman berdampak pada masyarakat luas?
Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat meresmikan SPPG Kecamatan Panti, Nagari Panti Utara, Kamis (6/11/2025). (Foto: Diskominfo Pasaman)

Pasaman, AyoSumbar.id – Program MBG di Pasaman tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, balita, dan ibu hamil, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Hal ini ditegaskan Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Panti, Nagari Panti Utara, Kamis (6/11/2025).

Bupati Welly menegaskan, MBG di Pasaman harus memberi dampak ganda. “Program ini tidak boleh hanya soal gizi. Harus juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar lokasi pelaksanaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelola SPPG perlu memberdayakan potensi lokal. Pemerintah daerah meminta agar bahan baku masakan berasal dari hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan warga setempat.

Dengan begitu, perekonomian masyarakat akan tumbuh melalui sinergi antara pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pasaman, dan aktivitas ekonomi lokal.

“Gunakan produk masyarakat sebagai bahan utama. Jadi, gizi tercukupi, ekonomi masyarakat juga ikut terbantu,” tegas Bupati yang dikenal sederhana tersebut.

Bupati Welly juga mengapresiasi diresmikannya SPPG Kecamatan Panti yang dinilainya telah memenuhi standar pelayanan terbaik. Ia berharap SPPG ini bisa meraih grade A dengan fasilitas dan peralatan berkualitas.

“Kini sudah ada lima SPPG di Pasaman. Semoga semua bisa mendukung program nasional yang dicanangkan Presiden,” tuturnya.

Lebih lanjut, Welly menyebut MBG di Pasaman merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi seimbang. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi emas yang sehat dan cerdas.

Ia menekankan agar pelaksanaan program berjalan lancar tanpa hambatan. “Kita tidak ingin ada kejadian luar biasa seperti di daerah lain. Pastikan MBG ini berjalan aman dan tanpa kecelakaan,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak lintas sektor mendukung pelaksanaan program tersebut. “Mari berkoordinasi dan jadikan MBG ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat Pasaman,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kecamatan Panti, Nagari Panti Utara, Ilham Rosia, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemkab Pasaman. Ia berkomitmen menindaklanjuti arahan bupati agar bahan baku program MBG di Pasaman berasal dari produk lokal.

“Untuk tahap awal, kami menampung 1.000 hingga 3.000 penerima manfaat. Kami juga berkomitmen mencegah kesalahan dan menjaga pelaksanaan tanpa insiden,” jelas Ilham. (*)

Avatar of Arditono
M Afif Azari
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version