BREAKING NEWS

    Bupati Welly Suhery Lepas Kloter 10 CJH Pasaman, Tekankan Kesehatan dan Kekompakan

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati, Forkopimda, dan Ketua TP-PKK Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery secara resmi melepas keberangkatan 193 Calon Jamaah Haji Kloter 10 asal Kabupaten Pasaman di halaman Islamic Center Pasaman, Minggu (3/5/2026).

    Pasaman, Ayosumbar.id– Suasana haru menyelimuti pelepasan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Pasaman yang tergabung dalam Kloter 10. Tangis bahagia keluarga mengiringi keberangkatan para jamaah yang dilepas langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, di halaman Islamic Center, Minggu (3/5/2026).

    Sejak pagi, ribuan masyarakat dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk mengantar sekaligus mendoakan keselamatan para jamaah yang akan melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji Embarkasi Padang sebelum bertolak ke Tanah Suci.

    Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Pasaman, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman Muksinin, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Ralitasman, serta Ketua TP-PKK Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery.

     

     

    IMG 20260503 WA0021

     

    Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman, H. Muksinin, menjelaskan bahwa total jamaah haji Pasaman tahun 1447 Hijriah berjumlah 193 orang yang tergabung dalam Kloter X. Rinciannya berasal dari berbagai kecamatan, yakni Padang Gelugur dan Lubuk Sikaping masing-masing 47 orang, Rao 32 orang, Panti 18 orang, Rao Selatan 16 orang, Tigo Nagari 14 orang, Bonjol 8 orang, Duo Koto 6 orang, serta Rao Utara 5 orang.

    Ia juga menyebutkan, jamaah termuda adalah Amalia Indah (21), mahasiswa asal Padang Gelugur, sementara jamaah tertua yakni Dasiar Boer Burhanuddin (84) dari Bonjol. Rombongan ini dipimpin Ketua Kloter Busra Nazir, didampingi pembimbing ibadah H. Asrul serta tim kesehatan Titania Yuliska dan Syafliadi.

    Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para jamaah untuk menunaikan ibadah haji. Ia mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

    “Ibadah haji merupakan perjalanan yang membutuhkan ketahanan fisik, kesiapan mental, serta keikhlasan. Saya mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan tidak memaksakan diri,” ujar Welly.

    Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama di Tanah Suci. Menurutnya, kekompakan dan sikap saling membantu antarjamaah menjadi kunci kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

    Bupati juga berpesan agar para jamaah dapat menjadi representasi daerah dengan menunjukkan perilaku yang baik serta menjaga nama baik Kabupaten Pasaman dan Indonesia di mata dunia.

    “Perbanyak doa dan zikir selama di Tanah Suci. Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya.

    Prosesi pelepasan ditutup dengan momen penuh emosional saat para jamaah mulai menaiki bus menuju Padang, diiringi doa dan lambaian tangan keluarga yang mengantar dengan penuh harap.(***)

    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Penulis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Editor
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Reporter

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *