BREAKING NEWS
    1,190 view

    Daerah Irigasi Kota Padang Dipulihkan Pascabanjir, 4 Titik Ditangani Intensif

    Waktu Baca: 2 menit
    Perbaikan bendungan dan saluran irigasi di Kota Padang dipercepat untuk memulihkan pasokan air ke lahan pertanian. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Daerah Irigasi Kota Padang menjadi fokus penanganan Pemerintah Kota Padang setelah banjir yang terjadi pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur irigasi pertanian. Upaya pemulihan dipusatkan di Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh pada Jumat (7/8/2026) untuk mengembalikan pasokan air ke lahan pertanian milik masyarakat.

    Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan percepatan perbaikan jaringan irigasi agar aktivitas pertanian warga dapat kembali berjalan normal.

    Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pemulihan jaringan irigasi menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan produktivitas sawah masyarakat yang terdampak banjir.

    “D.I Guo Atas yang terdampak telah diatensi oleh anggota kita dengan kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP) mulai tanggal 5 Agustus. Kegiatan ini untuk mengatasi aliran irigasi sawah yang terdampak di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji,” ujar Malvi Hendri.

    Hasil pemantauan Tim Monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1 mencatat terdapat empat Daerah Irigasi yang sedang mendapatkan penanganan.

    Di D.I Guo Atas, Kecamatan Kuranji, personel lapangan telah diterjunkan sejak Rabu (5/8/2026) melalui kegiatan Operasional Pemeliharaan (OP) untuk memulihkan aliran irigasi yang mengairi area persawahan di kawasan Guo.

    Sementara itu, pekerjaan di D.I Lolo 1, Kecamatan Kuranji, telah memasuki tahap perbaikan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa CV Erindo Ihsan Persada dengan memanfaatkan alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD).

    Penanganan darurat juga dilakukan pada D.I Ampang Beringin, Kecamatan Kuranji. Saluran irigasi yang mengalami kerusakan berat sepanjang sekitar 10 meter diperbaiki menggunakan anggaran Operasional Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA).

    Adapun di D.I Limau Manis, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, pekerjaan perbaikan bendungan tengah berlangsung oleh kontraktor pelaksana CV Generasi Baru. Rekanan telah mendirikan direksi keet sekaligus memobilisasi alat berat ke lokasi pekerjaan.

    Malvi Hendri menegaskan pihaknya terus mengawasi seluruh proses perbaikan agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

    “Laporan hasil tim monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1 di lapangan mencakup penanganan D.I Lolo 1, perbaikan saluran rusak berat sepanjang kurang lebih 10 meter di D.I Ampang Beringin, serta pengerjaan bendungan di D.I Limau Manis. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan pascabanjir yang melanda Kota Padang pada Senin lalu,” lanjutnya.

    Melalui percepatan pemulihan Daerah Irigasi Kota Padang, Pemerintah Kota Padang berharap pasokan air ke lahan pertanian warga segera kembali normal sehingga para petani dapat melanjutkan pengolahan sawah tanpa terkendala ketersediaan air. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *