BREAKING NEWS
    3,535 view

    ‎Dampak Galodo Maninjau, Puluhan Warga Mengungsi di Kelok 42

    Waktu Baca: 2 menit
    Kondisi pengungsian warga Kuok Tigo Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur di Kelok 42. (Foto: A. St. Manguto/TimAS)

    Agam, AyoSumbar.id – Sebanyak 54 warga Kuok Tigo Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur mengungsi ke salah satu rumah warga yang berada di Kelok 42.

    ‎Syafrizal (54 tahun), salah seorang pengungsi mengatakan bahwa mereka berasal dari Jalan Harapan, Dusun Kubuak Ladang Tinggi, Jorong Kuok III Koto, Jalan Harapan.

    ‎”Kami ada sekitar 13 KK di Jalan Harapan ditambah 2 KK di Kuok Tigo Koto kini mengungsi di salah satu rumah warga di Kelok 42 sejak 1 Januari 2026,” kata Syafrizal, Selasa 6 Januari 2026 saat ditemui media.

    ‎Dalam daftar pengungsi yang tertempel di dinding dekat tenda pengungsian, tercatat dari 54 warga, ada 6 orang lansia, 16 pelajar dan mahasiswa serta 5 orang balita.

    ‎”Untuk makan kami selama kurang lebih satu minggu ini yaitu di dapur umum. Tapi sekarang kami kekurangan peralatan dapur, lauk pauk, dan sayur mayur. Sedangkan mie instan, beras, dan minyak itu masih aman,” ujar Syafrizal.

    ‎Menurutnya, puluhan warga yang masih mengungsi ini masih memutuskan untuk berada di tenda dan takut untuk kembali ke rumah masing-masing.

    ‎”Apalagi kalau sudah hujan dan terjadi longsoran atau pergerakan, kami sangat takut sekali dan trauma dengan kondisi saat ini,” katanya.

    ‎Ia juga menegaskan bahwa pengungsi yang saat ini masih ditenda pengungsi siap menerima langkah terbaik yang akan dilakukan oleh pemerintah demi keselamatan.

    ‎”Namun yang menjadi kecemasan kami adalah, bagaimana dengan nasib mata pencaharian dan nasib pendidikan anak kami, kalau nantinya dipindahkan atau ditempatkan di hunian sementara atau pun hunian tetap,” ujar Syafrizal.

    ‎Ia berharap kalau dipindahkan, hal yang menjadi kecemasan bagi masyarakat dapat diberikan kepastian oleh pemerintah. (*)

    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of Arditono
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *