AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
12,033 view

Data Dampak Bencana Pasaman Dirilis, Bupati Serukan Solidaritas

Visualisasi yang menampilkan perubahan drastis terkait Data Dampak Bencana Pasaman.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyerukan semangat solidaritas agar masyarakat Pasaman saling membantu warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pasaman. (Foto: Diskominfo Pasaman)

Padang, AyoSumbar.id – Pusdalops BPBD Pasaman mencatat data dampak bencana Pasaman bahwa 672 KK mengungsi dan 245 hektare (ha) lahan pertanian rusak akibat banjir di tujuh kecamatan. Proses pendataan masih akan terus berlangsung hingga 3 Desember mendatang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Pusdalops BPBD Pasaman, Desrianti, merilis rekap data dampak bencana Pasaman pada Jumat (28/11/2025). Dipaparkan 7 kecamatan yang terdampak banjir dan longsor.

Pertama Kecamatan Bonjol, menjadi lokasi dengan pengungsi terbanyak. Sebanyak 361 KK dan 491 jiwa mengungsi. Tiga rumah rusak berat dan dua rumah rusak ringan tercatat di sana. 361 rumah juga terendam.

Banjir di Bonjol juga merusak tiga sekolah, dua jembatan, dan 50 meter jalan. Banjir juga menenggelamkan 25 hektar sawah dan ladang warga. Ini menjadi bagian penting dalam data dampak bencana Pasaman.

“Kedua di Rao Selatan, terdata sebanyak 276 KK yang mengungsi. Banjir menggenangi 15 hektar areal pertanian warga,” ujar Desrianti dikutip Sabtu (29/11/2025).

Ketiga di Kecamatan Panti, 60 KK mengungsi. Banjir merusak satu jembatan, 10 meter jalan, dan 115 hektar lahan pertanian. Longsor dan banjir juga menyasar wilayah lain. “Berikutnya di Lubuk Sikaping, terdampat 45 hektar sawah dan ladang warga terdampak,” sambungnya.

Kelima di Padang Gelugur, tercatat 60 hektar lahan pertanian rusak. Lalu di Mapat Tunggul dilaporkan 50 meter jalan rusak. Terakhir, di Simpang Alahan Mati, tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan. “Di Alahan Mati juga terdapat satu surau yang terdampak luapan air,” tukasnya.

Terpisah, Bupati Pasaman, Welly Suhery, menginstruksikan semua pihak bergerak bersama. Ia meminta warga mengikuti masa tanggap darurat sesuai jadwal. “Kita harus tetap waspada hingga kondisi pulih,” imbaunya.

Welly juga mengimbau warga yang aman dapat turut membantu saudara yang mengungsi. Ia meminta solidaritas terus terjaga sampai situasi stabil. “Penanganan bencana ini harus kita lakukan secara bersama-sama,” tukasnya. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version