AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,302 view

Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Kejar Dukungan APBN 2027

Visualisasi yang menunjukkan perubahan terkait Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang.
Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie (kanan), bersama Kabid P2HP Elvida, serta Kepala UPT SPP Pasia Nan Tigo, Titin Sumarni, saat audiensi terkait kebutuhan anggaran tahun 2027 di Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Foto: TimAS)

Sinergi Budi Daya Perikanan untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

Selain memperjuangkan pengembangan perikanan tangkap dan pengolahan hasil laut, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang turut memprioritaskan penguatan sektor perikanan budi daya. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas pembudi daya ikan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi masyarakat.

Dalam audiensi bersama Direktur Ikan Air Tawar sekaligus Penanggung Jawab Program Unggulan Mini Recirculating Aquaculture System (Mini RAS), Gemi Triastutik, tim Pemerintah Kota Padang mengusulkan agar program Mini RAS memperoleh prioritas alokasi pendanaan melalui APBN Tahun 2027.

Upaya serupa dilakukan saat bertemu Direktur Prasarana dan Sarana Perikanan Budi Daya sekaligus Penanggung Jawab Program Unggulan Minapadi, Enggar Sadtopo. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah mengusulkan agar program Minapadi Kota Padang turut masuk dalam prioritas pendanaan APBN Tahun 2027.

Program Minapadi tersebut diproyeksikan menghasilkan komoditas ikan berukuran konsumsi kecil atau baby fish yang kaya nutrisi. Sementara itu, Mini RAS diharapkan dapat memperkuat pengembangan budi daya ikan melalui sistem yang mendukung efisiensi dan produktivitas.

Kedua program budi daya tersebut dirancang untuk mendukung rantai pasok program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang.

“Untuk program Mini RAS dan Minapadi ini, kami menyampaikan konsep kolaborasi yang terhubung langsung dengan program Makan Bergizi Gratis. Kami merencanakan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara para pembudi daya ikan lokal dengan 74 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG se-Kota Padang guna memastikan penyerapan hasil panen dan pemenuhan gizi masyarakat,” jelas Muhammad Dwi Richie.

Rencana integrasi dari hulu ke hilir tersebut diharapkan dapat membangun hubungan langsung antara pembudi daya ikan lokal dan 74 SPPG MBG di Kota Padang. Dengan demikian, hasil panen pembudi daya berpeluang terserap secara lebih terencana, sekaligus mendukung ketersediaan bahan pangan bergizi bagi masyarakat.

Gagasan kolaborasi tersebut mendapatkan apresiasi dari kedua direktur terkait di lingkungan Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya.

Buka Peluang Investasi Ekspor Rumput Laut dan Pengembangan Ikan Kerapu

Agenda kunjungan kerja dilanjutkan dengan pertemuan bersama Direktur Rumput Laut, Nono Hartanto. Pertemuan tersebut membahas potensi pengembangan komoditas rumput laut serta budi daya ikan kerapu di perairan Kota Padang.

Dalam diskusi itu, Nono Hartanto menyambut baik inisiatif Pemerintah Kota Padang untuk mengembangkan potensi komoditas perikanan tersebut. Pihak direktorat menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi peluang masuknya investasi budi daya rumput laut berskala ekspor ke Kota Padang.

Selain membuka peluang investasi, dukungan juga diarahkan melalui rencana alokasi APBN pada tahun mendatang guna mendorong pengembangan sektor tersebut.

Pengembangan rumput laut dan ikan kerapu diharapkan dapat memperluas diversifikasi usaha perikanan, meningkatkan nilai ekonomi sumber daya kelautan, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha perikanan di Kota Padang.

Melalui rangkaian kunjungan dan audiensi ke KKP RI pada 13–16 Oktober 2026, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan program-program prioritas daerah dalam perencanaan APBN Tahun 2027.

Upaya jemput bola tersebut diharapkan dapat mempercepat modernisasi infrastruktur perikanan, meningkatkan daya saing produk olahan hasil laut, memperkuat produktivitas nelayan dan pembudi daya ikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Aris Prima Gunawan
M. Abdi Lubis
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version