BREAKING NEWS

    DWP Solsel Perkenalkan Baju Kurung Motif Rumah Gadang

    Waktu Baca: 2 menit
    Ketua DWP Solsel Perkenalkan baju kurang motif rumah gadang. Ardi/TimAs

     

     

    Solok Selatan,Ayosumbar.id — Nuansa budaya dan semangat perempuan berpadu dalam pertemuan bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Solok Selatan, Selasa (21/4/2026). Dalam agenda yang digelar di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan itu, DWP resmi memperkenalkan baju kurung bermotif rumah gadang sebagai pelengkap seragam organisasi.

     

    Peluncuran busana ini bukan sekadar penambahan atribut, tetapi menjadi simbol komitmen menjaga dan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau. Motif rumah gadang yang diusung menggambarkan filosofi adat yang kuat, sekaligus mencerminkan identitas budaya yang terus dijaga.

     

    Ketua DWP Solok Selatan, Ny. Fitri Syamsurizaldi, menegaskan bahwa baju kurung tersebut memiliki makna lebih dari sekadar pakaian organisasi. Menurutnya, desain itu merepresentasikan kebanggaan terhadap akar budaya sekaligus memperkuat jati diri perempuan Minang.

     

    “Ini bukan hanya seragam, tetapi juga simbol kecintaan kita terhadap budaya lokal yang harus terus dilestarikan,” ujarnya.

     

    Menariknya, kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengingatkan kembali peran strategis perempuan dalam berbagai lini kehidupan. Fitri mengajak seluruh anggota menjadikan nilai perjuangan Kartini sebagai inspirasi, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam mendukung pembangunan daerah.

     

    Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif anggota DWP dalam kegiatan sosial sebagai wujud nyata kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat.

     

    Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Solok Selatan, Ny. Bet Yulian Efi, menilai kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antar anggota sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam pembangunan.

     

    “Pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk mendorong perempuan semakin aktif dan berdaya,” ungkapnya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *