BREAKING NEWS
    2,716 view

    Edukasi Pemilih Pemula dari Bahaya Politik Uang, Bawaslu Agam Perkuat Pengawasan Partisipatif di Sekolah

    Waktu Baca: 2 menit
    Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Agam Yuhendra memaparkan tugas, wewenang, dan fungsi Bawaslu, sekaligus mengulas potensi pelanggaran pemilu seperti politik uang saat sosialisasi kepemiluan di SMA Negeri 2 Lubukbasung, Rabu (28/1). (St. Batuah/TimAS)

    Agam, AyoSumbar.id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam mulai menyasar lingkungan pendidikan untuk memperkuat pengawasan partisipatif. Salah satunya melalui sosialisasi kepemiluan yang digelar di SMA Negeri 2 Lubukbasung, Rabu (28/1).

    Sosialisasi yang berlangsung di ruang kelas XI F2 itu menyasar siswa sebagai pemilih pemula, agar sejak dini memahami hak dan tanggung jawab dalam mengawal pemilu yang jujur, adil, dan demokratis.

    Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Agam, Yuhendra, menegaskan bahwa peran generasi muda sangat strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, pengawasan tidak hanya menjadi tugas penyelenggara, tetapi juga masyarakat.

    “Pengawasan partisipatif adalah kunci pemilu berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak sekadar datang ke TPS, tetapi menjadi pemilih cerdas yang berani menolak pelanggaran,” ujarnya.

    Dalam pemaparannya, Yuhendra menjelaskan tugas, wewenang, dan fungsi Bawaslu, sekaligus mengulas potensi pelanggaran pemilu seperti politik uang, kampanye hitam (black campaign), serta pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses demokrasi.

    Ia juga menegaskan, Bawaslu Agam akan melaksanakan sosialisasi serupa secara maraton ke SMA-SMA di seluruh Kabupaten Agam.

    “Kami ingin memastikan siswa yang sudah memiliki hak pilih benar-benar paham proses pemilu dan sadar bahwa partisipasi mereka sangat menentukan masa depan demokrasi,” katanya.

    Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, mulai dari hak pilih hingga peran pemilih pemula dalam mengawasi tahapan pemilu.

    Kepala SMA Negeri 2 Lubukbasung, Zulkifli, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi kepemiluan sangat penting untuk membangun kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.

    “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain menambah wawasan tentang pemilu, siswa juga dibekali kesadaran untuk ikut mengawasi jalannya demokrasi secara jujur dan adil,” ujarnya.

    Melalui sosialisasi pengawasan partisipatif di sekolah, Bawaslu Agam menegaskan komitmennya memperluas pendidikan demokrasi, sekaligus membangun budaya pengawasan sejak dini demi memperkuat peran masyarakat dalam mengawal pemilu. (*)

    Avatar of St Batuah
    Avatar of TimAS
    Avatar of St Batuah
    St Batuah
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *