BREAKING NEWS
    12,789 view

    Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan Hadirkan Wisata Agro dan Sicadiak

    Waktu Baca: 3 menit
    Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat peluncuran Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan, Sabtu (16/8/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan resmi dilaunching oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), di Kecamatan Ulakan Tapakis, Sabtu (16/8/2025). Gelaran ini menjadi bagian dari program 100 Festival Padang Pariaman sekaligus momentum penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis pertanian, UMKM, dan pelestarian budaya nagari.

    Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan Gubernur Sumbar, Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Febrina Trisusila Putri, yang menyampaikan apresiasi gubernur terhadap upaya masyarakat Nagari Padang Toboh Ulakan.

    Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan membuktikan Padang Pariaman mampu berinovasi meski dengan keterbatasan anggaran. “Hal ini membuktikan bahwa kita bisa berbuat tanpa harus bergantung pada dukungan APBD,” ujarnya.

    JKA menegaskan bahwa Festival Tani bukan sekadar acara seremonial, melainkan wadah kreatif untuk menghidupkan ekonomi nagari. “Festival Tani adalah upaya untuk menggerakkan masyarakat di bidang pertanian, perekonomian, sekaligus menjaga budaya pertanian kita. Program 100 Festival yang digagas Ketua TP PKK Padang Pariaman, Ibu Nita Azis, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” kata Ajo.

    Ia juga menekankan pentingnya pembangunan non-fisik melalui festival sebagai ruang inovasi dan proteksi generasi muda dari pengaruh negatif seperti narkoba dan LGBT.

    Ketua Panitia sekaligus Wali Nagari Padang Toboh Ulakan, Bakhri, menegaskan bahwa Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan lahir dari gotong royong anak nagari dengan dukungan niniak mamak, alim ulama, mahasiswa KKN, serta stakeholder lain.

    “Festival ini adalah gerakan bersama untuk melestarikan budaya pertanian sekaligus menanamkan kesadaran kolektif menjaga nilai budaya sebagai jati diri masyarakat,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, juga dilakukan launching Nagari Wisata Agro dan inovasi Sicadiak (Sistem Inovasi Cerdas Kelola Limbah), yang diharapkan menjadi tonggak pengembangan desa wisata pertanian.

    Atraksi, Lomba, hingga Talkshow Inspiratif

    Festival yang berlangsung 16–17 Agustus 2025 ini menampilkan ragam kegiatan atraktif: pertunjukan Silek Sawah, Tari Piriang Sawah, hingga pameran UMKM dan produk pertanian. Program unggulan seperti Sawah Pokok Murah (SPM), Sicadiak, serta talkshow inspiratif bersama Djoni—inisiator SPM di Sumbar—menjadi sorotan utama hari pertama.

    Hari kedua diramaikan Talkshow Petani Milenial, seminar publik bertema pangan dan kesehatan, serta berbagai lomba, mulai dari masak antar nagari, pawai alegoris, fashion show baju khas pertanian, hingga permainan tradisional seperti Manyabik Rumpuik, Pacu Upiah, dan Tangkap Bebek.

    Rangkaian ditutup dengan pentas seni budaya, mulai Tari Piring Api, Tari Indang, hingga Tari Panen Kreasi, serta pengumuman pemenang lomba.

    Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dengan berbagai pihak, termasuk sponsor, perguruan tinggi, serta organisasi masyarakat.

    Dengan semangat gotong royong, Festival Tani Nagari Padang Toboh Ulakan bukan hanya meriah, tetapi juga meneguhkan Padang Pariaman sebagai daerah yang mampu mengembangkan pertanian, budaya, dan pariwisata secara berkelanjutan. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *