Gagal di Latsar CPNS Padang Pariaman 2025, Bisa Batal jadi PNS
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Latsar CPNS Padang Pariaman 2025 menjadi momen yang penuh harapan sekaligus tantangan bagi para calon abdi negara. Rasa antusias dan haru terpancar di wajah para peserta saat mengikuti kegiatan Orientasi dan Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas CPNS yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, pada Rabu (20/8/2025).
Dalam sambutannya, Rahmat menegaskan bahwa penerimaan SK CPNS dan pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) adalah tahapan krusial yang harus dilalui. “Momen ini adalah salah satu yang paling ditunggu-tunggu. Latsar CPNS merupakan persyaratan penting yang harus diikuti. Jika tidak diikuti atau gagal dalam Latsar, maka otomatis juga akan gagal menjadi PNS,” ujarnya dengan tegas.
Ia mengingatkan bahwa para CPNS adalah calon abdi negara yang akan menjadi tulang punggung pelayanan publik. Oleh karena itu, Rahmat menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Mari tunjukkan bahwa CPNS saat ini adalah abdi masyarakat yang berintegritas, berkualitas, dan mampu melayani dengan baik. Ingat, kita adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani,” pesannya, yang disambut tepuk tangan para peserta.
Kegiatan orientasi CPNS ini digelar selama tiga hari, 20–22 Agustus 2025, di Anai Land Resort, 2×11 Kayutanam. Sebanyak 46 CPNS yang baru diangkat pada Mei 2025 ikut serta. Mereka kini menjalani masa percobaan selama satu tahun, sebelum benar-benar menyandang status sebagai PNS.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padang Pariaman, Maizar, menjelaskan bahwa orientasi CPNS menjadi tahap awal dari rangkaian Latsar yang wajib diikuti seluruh peserta. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai aturan, tata cara, serta jadwal pelaksanaan Latsar.
“Orientasi CPNS ini juga memperkenalkan manajemen kepegawaian secara umum. Setelah ini, para peserta akan mengikuti Latsar yang dijadwalkan mulai 30 Agustus 2025 oleh PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi,” terangnya.
Lebih lanjut, Maizar menyebutkan bahwa tenaga pengajar dalam orientasi ini berasal dari unsur pimpinan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, kegiatan juga melibatkan kerja sama dengan PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi, sebagai mitra strategis dalam upaya meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Pemerintahan Rudi Rahmat, Kepala Bapelitbangda Azwarman, jajaran BKPSDM, serta seluruh peserta CPNS yang akan menapaki jalan panjang menuju pengabdian. Suasana kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat, menggambarkan tekad bersama untuk melahirkan birokrat yang profesional.
Bagi para CPNS, Latsar bukan sekadar agenda formalitas, melainkan pintu masuk menuju tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Orientasi ini menjadi langkah awal membangun kesadaran bahwa profesi sebagai PNS adalah bentuk pengabdian, bukan semata pekerjaan. Dengan bekal integritas dan kompetensi yang ditanamkan sejak dini, diharapkan mereka mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah.
Pada akhirnya, Latsar CPNS Padang Pariaman 2025 bukan hanya sekadar tahapan administratif, tetapi juga proses pembentukan karakter, disiplin, dan dedikasi. Dari sini, lahir generasi abdi negara yang siap mengabdi untuk masyarakat. (*)
