BREAKING NEWS

    Gerak Cepat Pulihkan Infrastruktur, Bupati Welly Resmikan Jembatan Bailey Sungai Lasi

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Perwakilan Pemprov Sumbar, BNPB, unsur Forkopimda meresmikan Jembatan Bailey Sungai Lasi Mapat Tunggul yang dikerjakan personil dari Yonzipur 2 Samara Grawira Kodam II/Sriwijaya dan Yonif 131/Braja Sakti, Minggu (25/01/2026).

    Pasaman, Ayosumbar.id – Respon cepat Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi kembali membuahkan hasil. Bupati Pasaman, Welly Suhery, meresmikan pemanfaatan Jembatan Bailey Sungai Lasi di Jorong Kampung Tongah, Nagari Muaro Tais, Kecamatan Mapat Tunggul, Minggu (25/1/2026).

    Peresmian ini menjadi penanda pulihnya kembali akses transportasi vital yang sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur pascabencana. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas pemerintahan, layanan dasar, serta pergerakan ekonomi masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Bupati Welly menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jembatan yang dikerjakan dalam waktu relatif singkat.

    “Alhamdulillah, jembatan ini telah selesai dan kembali menghubungkan aktivitas masyarakat yang sempat terhenti. Akses pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian warga kini dapat berjalan normal kembali,” ujar Bupati.

    Bupati menegaskan, keberhasilan pembangunan jembatan Bailey ini tidak lepas dari kecepatan respons dan kuatnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI, dunia usaha, serta partisipasi masyarakat menjadi kunci utama terwujudnya infrastruktur tersebut.

    Jembatan Bailey Sungai Lasi memiliki bentang sepanjang 30 meter dengan lebar 5,5 meter. Pembangunannya merupakan hasil kerja sama strategis antara Kementerian PUPR, BNPB, dan Pemerintah Kabupaten Pasaman, dengan dukungan penuh personel TNI dalam proses pengerjaan di lapangan.

    Menurut Bupati Welly, seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari survei lokasi, perencanaan teknis, distribusi material hingga pemasangan akhir, berhasil diselesaikan secara optimal dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan.

    Proses pemasangan jembatan dilakukan oleh personel Yonzipur 2 Samara Grawira Kodam II/Sriwijaya dan Yonif 131/Braja Sakti, yang bekerja intensif siang dan malam meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati Welly juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya jajaran TNI yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memastikan jembatan dapat berfungsi dengan aman dan maksimal.

    Ia menilai, keberadaan jembatan ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat Muaro Tais akan akses transportasi yang layak dan aman. Selain itu, perhatian dan dukungan dari Gubernur Sumatera Barat, BNPB, serta seluruh elemen masyarakat Mapat Tunggul turut berperan besar dalam percepatan pemulihan pascabencana.

    “Jembatan ini adalah urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi warga. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara infrastruktur ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegas Bupati.

    Acara peresmian turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Tenaga Ahli BNPB Dra. Eni Supartini, MM, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta Niniak Mamak se-Kecamatan Mapat Tunggul. (***)

    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Penulis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Editor
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Reporter

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *