BREAKING NEWS
    4,256 view

    Semangat Solidaritas dan Kepedulian Lintas Sektor

    Gotong Royong jadi Penopang Harapan Warga Sinuruik

    Waktu Baca: 2 menit
    Distribusi bantuan di Lapangan Puncak Galanggang, Jorong Benteng, Nagari Sinuruik, menggunakan helikopter dari Lanud Sutan Sjahrir Padang, Rabu (24/12/2025). (Foto: Saipen/TimAS)

    Pasaman Barat, AyoSumbar.id – Longsor dan banjir bandang yang melanda Kecamatan Talamau sejak akhir November 2025 telah memutus akses jalan menuju Nagari Sinuruik. Kondisi ini membuat ribuan warga terisolasi dan bergantung pada bantuan logistik yang disalurkan melalui jalur udara maupun darat dengan kendaraan khusus.

    Sebanyak 935 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana kini menghadapi keterbatasan akses, namun semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama. Relawan, perangkat nagari, dan aparat gabungan bekerja bahu membahu memastikan setiap jorong mendapatkan bantuan meski harus menempuh jalur sulit.

    Posko Bencana di Kantor Wali Nagari Sinuruik menjadi pusat distribusi utama. Warga datang bergantian untuk mengambil bantuan berupa beras, minyak goreng, dan makanan siap saji. Bagi mereka yang tidak bisa hadir, relawan mengantarkan langsung ke rumah-rumah, sehingga tidak ada keluarga yang terlewat.

    Bantuan logistik juga diterbangkan menggunakan helikopter dari Lanud Sutan Sjahrir. Meski hujan deras membatasi penerbangan, dua kali misi udara berhasil membawa lebih dari 2,5 ton logistik ke Lapangan Puncak Galanggang, Jorong Benteng. Kehadiran aparat TNI bersama relawan menjadi bukti nyata kepedulian lintas pihak.

    “Alhamdulillah, bantuan logistik melalui helikopter dari Lanud Padang ini sangat membantu warga yang akses daratnya terputus. Atas nama seluruh masyarakat Nagari Sinuruik, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli,” ungkap Wali Nagari Sinuruik, Frianton, Rabu (24/12/2025).

    Di tengah keterisolasian, warga tetap menjaga semangat gotong royong. Mereka saling membantu mengangkut logistik dari posko ke rumah-rumah, bahkan ada yang rela berjalan kaki menembus jalur licin demi memastikan tetangga mereka tidak kekurangan.

    Solidaritas ini menjadi penopang harapan. Meski akses jalan belum terbuka, masyarakat percaya bahwa kebersamaan akan membawa mereka melewati masa sulit. Relawan lokal yang mengenal medan menjadi ujung tombak distribusi, sementara aparat gabungan memastikan keamanan dan kelancaran jalur darurat.

    Cuaca ekstrem masih menjadi tantangan. Hujan deras yang turun hampir setiap hari meningkatkan risiko longsor susulan. Pemerintah daerah terus mengimbau warga untuk waspada dan menghindari lokasi rawan, sembari berupaya membuka akses permanen agar mobilitas kembali normal.

    Bagi masyarakat Sinuruik, setiap bantuan yang datang bukan sekadar logistik, tetapi juga simbol kepedulian. Kehadiran helikopter di langit Talamau menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian, bahwa ada tangan-tangan yang siap menolong meski harus menembus cuaca buruk.

    Harapan besar kini tertuju pada pemulihan akses jalan. Dengan terbukanya jalur darat, distribusi bantuan akan lebih lancar dan kehidupan warga bisa kembali berangsur normal. Hingga saat itu tiba, gotong royong dan solidaritas tetap menjadi penopang utama bagi masyarakat Nagari Sinuruik. (*)

    Avatar of Saipen Kasri
    Avatar of Arditono
    Avatar of Saipen Kasri
    Saipen Kasri
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *