BREAKING NEWS
    13,286 view

    Green House Nyarai Diresmikan, Perkuat Wisata dan Kemandirian Pangan

    Waktu Baca: 2 menit
    Peresmian Green House Nyarai di Pos Wisata Nyarai, Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuak Aluang, pekan lalu. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Green House Nyarai di Pos Wisata Nyarai, Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuak Aluang, diresmikan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, pekan lalu. Ini bagian dari penguatan konsep wisata berbasis lingkungan dan kemandirian pangan.

    Green House Nyarai bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Hidroponik Mandiri untuk Wisata Lestari” yang digagas bersama oleh Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pokdarwis Nyarai.

    Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Padang Pariaman, M. Fadhly, mengatakan bahwa program ini menjadi upaya konkret dalam menggabungkan sektor pariwisata dengan pertanian modern, edukasi, serta ekonomi kreatif masyarakat sekitar.

    Fadhly menekankan bahwa kehadiran Green House Nyarai menjadi bukti nyata bahwa pengembangan pariwisata bisa bersinergi dengan banyak sektor lainnya.

    “Wisata tidak harus melulu soal swafoto atau hiking. Dengan hidroponik ini, kita bisa hasilkan produk, edukasi, dan oleh-oleh khas. Ini bisa direplikasi di tempat wisata lain,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi dukungan dari Injourney Airport dan mengajak semua pihak untuk berkolaborasi mewujudkan wisata berkelanjutan yang mendukung pencapaian SDGs, khususnya poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

    Sedangkan General Manager BIM, Dony Subandono, menjelaskan alasan pemilihan Nyarai sebagai lokasi CSR. Menurutnya, semangat kolaborasi masyarakat dan peran aktif Pokdarwis Nyarai menjadi daya tarik utama.

    “Program ini bukan hanya soal lingkungan, tapi memberdayakan komunitas. Kami ingin sinergi antara sektor transportasi dan pariwisata menghasilkan nilai tambah yang nyata,” jelasnya.

    Perwakilan Pokdarwis Nyarai menambahkan bahwa hasil pertanian dari Green House Nyarai nantinya akan diintegrasikan ke dalam paket wisata, seperti kegiatan tracking dan memancing.

    Lebih dari itu, green house ini juga akan dimanfaatkan sebagai laboratorium edukasi bagi kelompok dasawisma dan masyarakat lokal dalam praktik hidroponik sederhana, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas masyarakat.

    Fadhly mengingatkan agar program ini tidak hanya berhenti pada seremoni belaka. Ia mendorong agar dilakukan langkah lanjutan seperti pengemasan hasil panen yang menarik, pemasaran berbasis digital, serta pelibatan aktif UMKM dan generasi muda.

    “Kegiatan kecil ini kalau dikelola dengan baik bisa berdampak besar. Mari kita jadikan Nyarai sebagai model wisata produktif dan lestari di Padang Pariaman,” tukasnya. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *