Haru Warnai Penyerahan Kursi Roda bagi Lansia Penderita Stroke, Wakil Bupati Pasaman Hadir Langsung
Pasaman, Ayosumbar.id – Suasana penuh haru menyelimuti kediaman seorang lansia di Tapus Utara, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Sabtu (7/2/2026). Bantuan kursi roda yang diserahkan kepada Sarilah (66), seorang warga lanjut usia penderita stroke, menjadi secercah harapan baru di tengah keterbatasan yang ia alami.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan. Penyerahan dilakukan langsung di rumah penerima agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Pasaman, Zulfahmi, S.Pd., bersama Kepala Pelaksana Baznas, Mutakin Lubis. Hadir pula Wali Nagari Padang Gelugur, Syafrial R., Sekretaris Nagari, Kepala Jorong, serta perangkat nagari. Dari unsur kecamatan, tampak Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kecamatan Padang Gelugur, Ali Nasbir.
Momen paling menyentuh terjadi saat Wakil Bupati Pasaman, Parulian Dalimunte, hadir secara langsung untuk menyerahkan kursi roda kepada Sarilah, sekaligus bersilaturahmi dan memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I Baznas Pasaman, Zulfahmi, S.Pd., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki melalui Baznas.
Ia menegaskan bahwa Baznas tidak hanya berperan sebagai lembaga penyalur bantuan, tetapi juga sebagai penghubung kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kursi roda ini adalah amanah dari para muzaki. Kami berharap bantuan ini dapat membantu mobilitas Ibuk Sarilah dan meringankan beban keluarga dalam mendampingi aktivitas beliau sehari-hari,” ujarnya.
Zulfahmi juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman, Parulian Dalimunte, menyampaikan empati dan perhatian mendalam atas kondisi yang dialami Sarilah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik, khususnya di bidang sosial dan kemanusiaan.
“Kehadiran kami hari ini bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi sebagai bentuk kepedulian dan silaturahmi dengan masyarakat. Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir di tengah warga yang membutuhkan,” kata Parulian.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi Sarilah dalam menjalani proses pemulihan.
“Mudah-mudahan kursi roda ini membantu aktivitas Ibuk Sarilah dan menjadi motivasi untuk tetap kuat. Kami turut mendoakan agar beliau diberikan kesembuhan dan kekuatan,” tuturnya.
Wali Nagari Padang Gelugur, Syafrial R., turut menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman dan Baznas kepada warganya.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi keluarga Ibuk Sarilah dan menjadi bukti kehadiran pemerintah serta Baznas di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah nagari untuk terus melakukan pendataan warga yang membutuhkan bantuan agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Ungkapan haru turut disampaikan oleh Ahmad Harahap, perwakilan keluarga Sarilah. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur atas bantuan dan perhatian yang diterima.
“Kami sangat terharu atas kehadiran langsung Bapak Wakil Bupati beserta Baznas Kabupaten Pasaman. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.
Ia berharap kursi roda tersebut dapat membantu proses pemulihan Sarilah dan memudahkan aktivitas sehari-hari, serta mendoakan agar seluruh kebaikan tersebut dibalas oleh Allah SWT.
Kegiatan ini menjadi gambaran nyata kuatnya kepedulian sosial di Kabupaten Pasaman. Bantuan yang tampak sederhana, namun memiliki makna besar bagi penerima, sekaligus menegaskan pentingnya peran pemerintah dan lembaga sosial dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan.
Di balik penyerahan kursi roda tersebut, terselip harapan baru bagi Sarilah untuk menjalani hari-hari dengan lebih baik, meski harus terus berjuang melawan keterbatasan fisik.(***)
