AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,200 view

Buah Kerja Bupati Welly, Hibah BNPB Diserahkan ke BPBD Pasaman

Potret unik dari perkembangan terbaru tentang Hibah bnpb.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat menyerahkan hibah BNPB ke Kalaksa BPBD Pasaman Dedi, secara simbolis, Selasa (30/12/2025). (Foto: Diskominfo Pasaman)

Pasaman, AyoSumbar.id – Pemkab Pasaman kembali memperoleh hibah BNPB untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana, berupa satu unit mobil pikap, dua unit chainsaw, dan satu unit genset guna mendukung operasional BPBD Pasaman.

Hibah BNPB tersebut merupakan hasil koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dengan BNPB yang difasilitasi langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery. Bantuan itu ditujukan untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, secara resmi menyerahkan bantuan tersebut kepada BPBD Pasaman. Kalaksa BPBD Pasaman Dedi menerima hibah itu didampingi Kabid Kedaruratan Desrianti untuk segera dimanfaatkan dalam penanganan kondisi darurat.

Welly Suhery menyatakan hibah BNPB tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat respons kebencanaan. Menurutnya, Kabupaten Pasaman memiliki potensi bencana yang cukup tinggi, seperti banjir dan tanah longsor.

“Bantuan ini kami serahkan secara resmi kepada BPBD Pasaman agar dapat digunakan secara optimal, terutama untuk mendukung penanganan darurat dan penyaluran logistik kepada masyarakat terdampak,” ujar Welly Suhery.

Ia menjelaskan mobil pikap akan menunjang mobilitas petugas di lapangan, sementara chainsaw dan genset berfungsi membuka akses jalan yang tertutup serta memenuhi kebutuhan listrik darurat di lokasi bencana.

Dalam arahannya, Welly Suhery menekankan tiga hal penting kepada jajaran BPBD Pasaman. “Pertama, gunakan kendaraan dan peralatan ini secara maksimal sesuai fungsinya. Kedua, rawat dan jaga seluruh aset ini karena merupakan aset negara dan milik rakyat. Ketiga, hadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional di setiap kondisi darurat,” tegasnya.

Welly juga mengingatkan bahwa bencana dapat terjadi kapan saja sehingga kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko. “Kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Tapi yang pasti, pemerintah harus selalu siap dalam kondisi apa pun,” katanya.

Dengan tambahan sarana dari hibah BNPB ini, Welly berharap penanganan bencana di Kabupaten Pasaman semakin cepat, terkoordinasi, dan efektif. Ia menegaskan kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat saat bencana terjadi. “Dengan dukungan fasilitas ini, kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir secara nyata untuk melindungi dan melayani masyarakat Pasaman,” pungkasnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Pasaman Dedi menyatakan komitmennya untuk memanfaatkan hibah BNPB tersebut secara optimal. “Dengan bantuan hibah ini, akan memudahkan penanganan kebencanaan di Pasaman,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Bupati Welly Suhery yang terus melakukan upaya koordinasi dengan pemerintah pusat demi penguatan kebencanaan di Kabupaten Pasaman. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version