AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
9,485 view

Hilirisasi Gambir di Pesisir Selatan, Wabup Yakin Perkuat Ekonomi

Foto dari lapangan yang menunjukkan perkembangan terbaru tentang Hilirisasi Gambir di Pesisir Selatan.
Wabup Pessel, Risnaldi Ibrahim, saat memberikan sambutan dalam salah satu kegiatan sektor pertanian. Pekan lalu, usai rapat dengan Mentan Andi Amran Sulaiman, Risnaldi menjelaskan hilirisasi gambir di Sumbar dapat meningkatkan ekonomi. (Foto: Diskominfo Pessel)

Pesisir Selatan, AyoSumbar.id – Hilirisasi gambir di Pesisir Selatan menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian daerah. Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim menyampaikan hal tersebut usai rapat terbatas bersama Menteri Pertanian di Padang, pekan lalu.

Risnaldi menyebut, Sumatera Barat memiliki dua daerah penghasil gambir terbesar. Kabupaten 50 Kota dengan 17.000 hektare dan Pesisir Selatan seluas 10.000 hektare. Ia menegaskan, jika strategi dari hulu ke hilir berjalan tepat, nilai ekonomis gambir bisa mencapai Rp5.000 triliun.

Ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai sumber daya utama. Risnaldi mengingatkan masyarakat agar menjaga hutan karena peluang ekonomi ada di dalamnya.

Risnaldi menjelaskan, hilirisasi gambir di Pesisir Selatan membuka peluang pendirian pabrik pengolahan. Dengan cara itu, ekspor tidak lagi sebatas bahan mentah ke India atau Pakistan, tetapi sudah berupa produk jadi bernilai tinggi.

Menurutnya, hilirisasi gambir akan meningkatkan nilai tambah komoditas. Ia juga yakin kesejahteraan masyarakat akan naik dan perekonomian daerah semakin kuat.

Saat ini, pembangunan pabrik hilirisasi gambir dimulai di Kabupaten 50 Kota. Risnaldi menegaskan Pesisir Selatan akan segera menyusul.

“InsyaAllah, Pesisir Selatan menyusul dengan pabrik hilirisasi. Seluruh rantai nilai dari produksi hingga produk jadi akan diakomodasi di daerah kita,” kata Risnaldi dikutip Senin (22/9/2025).

Hilirisasi gambir di Pesisir Selatan juga diharapkan mendorong kolaborasi pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha. Riset bersama Universitas Andalas (Unand) menjadi bagian penting untuk menciptakan produk inovatif bernilai tinggi di pasar domestik maupun internasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya mendukung pengembangan gambir di Sumbar. Ia menyampaikannya saat kuliah umum di Universitas Andalas, Selasa (16/9/2025).

Amran menyatakan Kementerian Pertanian menyiapkan anggaran untuk membangun pabrik pengolahan gambir. Ia menegaskan, jika penelitian dari Unand berjalan baik, kementerian siap merealisasikannya.

“Kita serius menangani ini. Saya juga akan berdiskusi dengan kepala daerah penghasil gambir untuk memastikan dukungan penuh,” tegas Amran.

Ia menambahkan, hilirisasi gambir di Pesisir Selatan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginstruksikan agar komoditas pertanian memiliki nilai tambah lebih tinggi melalui pengolahan modern.

Pemerintah daerah berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat. Termasuk pembangunan fasilitas pengolahan modern serta pembinaan petani, sehingga potensi gambir di Pesisir Selatan dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Arditono
Aprizal Noer
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version