Irman Gusman Kunjungi Padang Pariaman, Pastikan Kawal Aspirasi Pembangunan dan Investasi
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Anggota DPR RI Irman Gusman kunjungi Padang Pariaman, kemarin. Kehadirannya disambut Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA) beserta jajaran, di Kantor Bupati Padang Pariaman, di Nagari Parik Malintang.
Dalam dialog dengan Irman Gusman, JKA mengangkat sejumlah isu strategis yang memerlukan dukungan pusat. Ia mengungkapkan, akibat efisiensi anggaran nasional, Padang Pariaman mengalami pemotongan dana hingga Rp88 miliar, yang tentu berdampak besar terhadap pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik.
“Kita terus berinovasi di tengah keterbatasan agar pembangunan tetap berjalan. Infrastruktur irigasi Anai II dan Lubuak Sikoci mengalami kerusakan berat, padahal sangat vital untuk sektor pertanian dan budidaya ikan,” jelas JKA.
Tak hanya menyampaikan permasalahan, JKA juga mengusulkan potensi investasi daerah, terutama di sektor pariwisata. Ia menyoroti kawasan pesisir Tiram sebagai destinasi strategis yang membutuhkan pengembangan fasilitas. Termasuk pembangunan hotel dan infrastruktur pendukung lainnya.
Menanggapi hal itu, Irman Gusman menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi Pemkab Padang Pariaman di tingkat pusat melalui jalur DPD RI. Ia menyebut John Kenedy Azis sebagai figur yang memiliki jaringan kuat nasional dan layak mendapat dukungan maksimal.
“Pak JKA telah berkorban banyak untuk memimpin daerah ini. Kita wajib mendukung perjuangannya demi masa depan Padang Pariaman. Saya akan bantu kawal semua usulan strategis ini,” tegas Irman.
Isu ketahanan pangan juga menjadi perhatian khusus. Irman mendorong percepatan perbaikan irigasi Anai II dan Lubuk Sikoci, sembari meminta pemerintah daerah menyiapkan dokumen pendukung untuk diajukan ke kementerian terkait.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Irman juga membawa visi besar untuk menjadikan Sumatera Barat, termasuk Padang Pariaman, sebagai kawasan prioritas investasi nasional.
Ia menyebut siap memfasilitasi masuknya investasi dari dalam dan luar negeri, termasuk melalui jaringan pengusaha asal Malaysia.
“Kita ingin Sumatera Barat jadi magnet investasi. Saya siap menjembatani dengan para investor yang saya kenal,” ujar Irman Gusman yang bergelar Datuak Rajo Nan Labiah. (*)
