AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik

Jalan Tembus Solsel–Dharmasraya Dikebut, Akses Baru Ditargetkan Tuntas Tahun Ini

Kebut pembangunan akses Solok Selatan -Dharmasraya dan diperkirakan tahun ini rampung. Ardi/TimAs
Kebut pembangunan akses Solok Selatan -Dharmasraya dan diperkirakan tahun ini rampung. Ardi/TimAs

 

Solok Selatan,Ayosumbar.id — Harapan terbukanya jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Solok Selatan dengan Dharmasraya kian mendekati kenyataan. Pemerintah daerah menargetkan ruas jalan strategis ini sudah bisa dilalui secara penuh oleh masyarakat sebelum akhir tahun 2026.

 

Proyek jalan sepanjang 26,9 kilometer tersebut digadang-gadang menjadi urat nadi baru transportasi, sekaligus pintu masuk dari wilayah selatan yang akan mempercepat mobilitas orang dan distribusi barang.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan (DPUTRP) Solok Selatan, Yolly Hirlandes, mengungkapkan bahwa pengerjaan jalan dilakukan secara bersamaan oleh pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional III Padang dan pemerintah kabupaten.

 

Saat ini, pihak balai tengah menuntaskan pengaspalan sepanjang tujuh kilometer. Di sisi lain, pemerintah daerah fokus membuka jalur baru serta memperlebar badan jalan agar lebih layak dilintasi.

 

“Pekerjaan berjalan beriringan. Target kita, tahun ini masyarakat sudah bisa menikmati akses jalan yang lebih baik dan nyaman,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

 

Untuk pengaspalan, proyek ini didukung dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan sebesar Rp65 miliar, dengan target rampung pada Juni 2026. Sementara itu, pemerintah kabupaten mengoptimalkan program “Satu Kecamatan Satu Ekskavator” guna mempercepat pembukaan jalan hingga mencapai titik Simpang PDI.

 

Tak hanya membuka jalur baru, pelebaran jalan juga dilakukan di kawasan Jorong Log Batu Sandi dengan lebar mencapai 12 meter sepanjang tujuh kilometer hingga perbatasan Dharmasraya. Berbagai alat berat dikerahkan dalam proses ini, mulai dari excavator, grader, dump truck, hingga vibro roller.

 

Jika seluruh pekerjaan rampung, jalur Sungai Kunyit–Sungai Rumbai akan memiliki total ruas beraspal sepanjang 12 kilometer, termasuk pekerjaan yang telah diselesaikan pada tahun-tahun sebelumnya.

Meski saat ini jalur tersebut sebenarnya sudah dapat dilalui, kondisinya masih terbatas karena sempit dan belum optimal.

 

Dengan percepatan pembangunan yang sedang berlangsung, kualitas jalan diharapkan meningkat signifikan dalam waktu dekat.

 

Sebagai catatan, proyek ini telah dimulai sejak 2023 dengan tahap awal pengaspalan sepanjang lima kilometer, kemudian kembali dilanjutkan pada tahun berikutnya hingga kini memasuki fase percepatan.

 

Dengan terhubungnya jalur ini, Solok Selatan diproyeksikan akan semakin terbuka, tidak hanya dari sisi konektivitas wilayah, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. (adi)

Avatar of Arditono
Arditono
Penulis
Exit mobile version