AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik

Jelang Idulfitri, Aktivitas Belanja di Pasar Muara Labuh Meningkat, Harga Pangan Ikut Bergerak

Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi bersama Kadis KoperindagKop Musperi Hendra saya pantau kondisi harga di pasar Muara Labuh. Ardi/TimAs
Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi bersama Kadis KoperindagKop Musperi Hendra saya pantau kondisi harga di pasar Muara Labuh. Ardi/TimAs

Solok Selatan,Ayosumbar.id — Suasana pasar di Kabupaten Solok Selatan mulai terasa lebih ramai menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

 

Melihat kondisi sepekan terakhir, permintaan berbagai kebutuhan pokok di Pasar Muara Labuh menunjukkan peningkatan, yang turut diikuti oleh pergerakan harga sejumlah komoditas pangan.

 

Beberapa bahan pangan utama seperti cabai, daging sapi, dan ayam dilaporkan mengalami kenaikan harga. Meski demikian, lonjakan tersebut masih tergolong wajar dan sejalan dengan meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang hari raya.

 

Salah seorang pedagang telur di Pasar Muara Labuh, Mimi mengaku penjualan telurnya meningkat cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Ia mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB, sekitar 100 papan telur yang dibawanya ke pasar sudah habis dibeli pelanggan.

 

“Biasanya satu hari sekitar 100 papan, tapi pagi ini sudah habis lebih cepat. Jadi saya harus menambah pasokan lagi agar bisa memenuhi permintaan pembeli,” ujarnya

saat berbincang dengan Yulian Efi yang melakukan peninjauan pasar tersebut.

 

Mimi menjelaskan bahwa ia menjual tiga jenis telur, yaitu telur ayam ras, telur bebek, dan telur puyuh. Menurutnya, harga sebagian besar jenis telur masih relatif stabil, hanya telur puyuh yang mengalami kenaikan tipis.

 

Kondisi serupa juga dirasakan pedagang daging di pasar tersebut. Harga daging sapi kini berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, dengan permintaan yang terus meningkat. Hal ini tidak terlepas dari tradisi masyarakat Minangkabau yang menjadikan olahan daging, terutama rendang, sebagai menu utama saat Lebaran.

 

Para pedagang memastikan pasokan daging tetap tersedia hingga mendekati hari raya. Mereka memperkirakan harga tidak akan mengalami lonjakan drastis, bahkan setelah masa Lebaran berlalu.

Di sisi lain, harga ayam potong yang kini mencapai sekitar Rp80 ribu per ekor dengan berat rata-rata dua kilogram dinilai mulai memengaruhi daya beli sebagian masyarakat.

 

Untuk komoditas lain seperti cabai, bawang, dan ikan, harga memang mengalami penyesuaian, namun kenaikannya tidak terlalu signifikan. Pasokan barang di pasar juga masih tergolong cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

Setelah melakukan pemantauan langsung ke dua pasar selama dua hari terakhir, Wakil Bupati Yulian Efi memastikan ketersediaan bahan pangan di daerah tersebut dalam kondisi aman.

“Dari hasil pengecekan, sebagian harga memang naik sedikit, tapi masih dalam batas wajar. Stok daging, ikan, ayam, beras hingga cabai masih tersedia dengan baik di pasar. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena kebutuhan hingga Lebaran dipastikan tercukupi,” ujarnya.

 

Sementara itu, jajaran kepolisian juga turut memantau situasi pasar. Kapolsek Sungai Pagu Iptu Azwar menegaskan bahwa pihaknya terus mengawasi distribusi dan harga pangan guna mencegah praktik penimbunan maupun permainan harga. (Adi)

Avatar of Arditono
Arditono
Penulis
Exit mobile version