AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,716 view

Jembatan Permanen di Anduriang Dibangun Tahun Ini, Anggaran Dialokasikan Rp45,2 Miliar

Dokumentasi visual dari perkembangan isu Jembatan permanen di Anduriang.
Proses normalisasi aliran Batang Anai di Nagari Anduriang. Pemkab Padang Pariaman memastikan jembatan di nagari ini akan dibangun permanen tahun ini, setelah mendapat informasi dari BPJN. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Jembatan permanen di Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam dipastikan akan dibangun kembali oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) setelah proses normalisasi sungai rampung. Proyek yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2026 tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat yang selama ini terdampak putusnya akses akibat bencana galodo.

Pemerintah menyiapkan pembangunan ulang Jembatan Anduriang dengan konstruksi yang lebih kuat untuk mendukung konektivitas masyarakat dalam jangka panjang. Infrastruktur yang sebelumnya ambruk akibat galodo itu akan dibangun menggunakan spesifikasi teknis yang lebih modern dan tahan terhadap risiko bencana.

Berdasarkan perencanaan, jembatan tersebut memiliki panjang total 140 meter yang terbagi dalam dua bentang masing-masing sepanjang 70 meter. Jembatan akan dibangun dengan lebar 6 meter serta dilengkapi trotoar di sisi kanan dan kiri yang masing-masing memiliki lebar 0,5 meter.

Selain itu, konstruksi jembatan akan menggunakan struktur rangka baja tipe B70 dan pondasi bore pile berdiameter 800 milimeter. Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran pembangunan mencapai Rp45,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

El Abdes mengatakan pembangunan jembatan permanen akan dilakukan setelah pekerjaan normalisasi sungai selesai dikerjakan.

“Setelah normalisasi sungai selesai, Jembatan Anduriang akan dibangun kembali secara permanen oleh BPJN,” kata El Abdes, Rabu (10/6/2026).

Ia menegaskan pembangunan tersebut telah menjadi komitmen pemerintah pusat dan telah disampaikan kepada Bupati Padangpariaman.

“Sesuai arahan Wakil Menteri PUPR dan komitmen yang telah disampaikan kepada Bupati Padangpariaman, pembangunan jembatan ini akan mulai dijalankan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp45,2 miliar dari APBN,” ujarnya.

Jembatan Anduriang merupakan jalur penghubung penting antara Nagari Kayu Tanam dan Nagari Anduriang di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Keberadaan kembali jembatan tersebut diharapkan mampu memulihkan mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi yang sempat terganggu sejak terjadinya bencana.

Seiring berlanjutnya proses normalisasi sungai dan kepastian pembangunan jembatan permanen di Anduriang, masyarakat berharap akses transportasi yang terputus selama berbulan-bulan dapat segera kembali normal dan aman digunakan. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of TimAS
Putri Maharani
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version