BREAKING NEWS
    18,851 view

    Jembatan RS Unand Diresmikan, Perkuat Layanan Akses Kesehatan dan Pendidikan

    Waktu Baca: 3 menit

    Padang, AyoSumbar.id — Akses menuju Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) kini lebih terbuka dan efisien. Jembatan baru yang menghubungkan kawasan kampus dan rumah sakit tersebut diresmikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Selasa (17/6/2025).

    Peresmian turut dihadiri Rektor Universitas Andalas, jajaran pimpinan RS Unand, serta Sekretaris Dinas PUPR Kota Padang Imral Fauzi yang hadir mewakili Kepala Dinas PUPR.

    “Pemko Padang menyambut baik kehadiran jembatan ini. Akses yang lebih cepat dan aman akan memperkuat layanan kesehatan dan pendidikan di Kota Padang, khususnya di kawasan Pauh,” ujar Imral Fauzi di sela-sela kegiatan.

    Jembatan ini dinilai akan menjadi jalur vital bagi pasien, tenaga medis, mahasiswa, dan masyarakat sekitar. Tak hanya memperlancar arus kendaraan, jembatan juga diharapkan memperkuat konektivitas antara pusat pendidikan tinggi dan fasilitas kesehatan rujukan di Sumatera Barat.

    Camat Pauh, Titin Masfetrin yang juga hadir, menyebutkan bahwa infrastruktur ini akan berdampak langsung pada warga di sekitarnya.

    “Ini akan jadi akses strategis yang sangat dibutuhkan warga Pauh. Kami berterima kasih atas sinergi antara Pemprov, Unand, dan Pemko Padang,” katanya.

    Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini bukan hanya untuk kepentingan Unand semata, tetapi juga untuk mempercepat pelayanan publik dan mendukung pengembangan wilayah.

    Jembatan yang kini telah resmi dibuka diharapkan menjadi penghubung yang mempercepat mobilitas, meningkatkan keselamatan, dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

    Rektor Unand Efa Yonnedi mengatakan jembatan ini bukan sekadar konstruksi dari beton dan baja, melainkan jalinan harapan yang menghubungkan hati dan pelayanan yang bermakna.

    Ia menekankan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan RS UNAND sebagai rumah sakit pendidikan modern sekaligus Tempat Evakuasi Akhir (TEA) dalam sistem mitigasi bencana Kota Padang.

    “Dengan terbangunnya jembatan ini, akses dari wilayah Limau Manis ke RS Unand kini menjadi lebih cepat dan efisien, membawa dampak signifikan terhadap mobilitas tenaga medis, pasien, mahasiswa kedokteran, dan masyarakat umum,” katanya.

    Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan secara keseluruhan.

    Rektor Universitas Andalas juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar atas dukungan dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan jalan lanjutan pasca jembatan. Rektor berharap proses pembangunan berikutnya dapat segera terealisasi.

    Kepada Pemerintah Kota Padang, Rektor juga mengimbau perhatian serius terhadap kondisi jalan penghubung dari arah pemukiman warga (Jalan Limau Manis) menuju RS Unand.

    Perbaikan jalan ini dinilai akan melengkapi konektivitas dan memperkuat fungsi strategis kawasan rumah sakit sebagai pusat layanan publik.

    Peresmian ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Andalas sebagai “Kampus yang Berdampak”, yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan riset, tetapi juga aktif menjawab kebutuhan nyata masyarakat melalui pembangunan infrastruktur strategis.

    “Ini adalah hasil dari semangat kolaborasi lintas sektor, dan kami berharap menjadi awal dari kerja sama lebih lanjut,” katanya. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *