AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,115 view

JKA Sebut Kasus Narkoba di Sungai Garinggiang dan Batu Basa Marak

Liputan foto: bagaimana Kasus Narkoba di Sungai Garinggiang menjadi fenomena sosial?
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, berbicara di hadapan jamaah BKMT Nagari III Koto Aua Malintang di Masjid Nurul Huda, Batu Basa, Minggu (12/10/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Kasus narkoba di Sungai Garinggiang menjadi perhatian serius Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA). Ia mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba yang kini marak di wilayah utara Padang Pariaman, terutama di Sungai Garinggiang dan Batu Basa.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Nagari III Koto Aua Malintang di Masjid Nurul Huda, Batu Basa, Minggu (12/10/2025).

Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah, tokoh masyarakat, dan perangkat nagari itu, JKA menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba sudah menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.

Ia menyoroti meningkatnya peredaran dan penggunaan narkoba di Sungai Garinggiang serta Batu Basa yang mengkhawatirkan. Menurut JKA, kasus narkoba di Sungai Garinggiang dan Batu Basa harus menjadi peringatan bagi semua pihak.

“Akhir-akhir ini viral berita maraknya penyalahgunaan narkoba di wilayah itu. Ini alarm bagi kita semua. Saya mengajak bapak dan ibu BKMT lebih aktif mengawasi anak, kemenakan, dan cucu dalam pergaulan,” ujarnya dengan tegas.

Ia menilai, keluarga dan ibu-ibu BKMT memiliki peran besar dalam menjaga anak-anak dari pengaruh lingkungan negatif. Karena itu, ia mendorong semua pihak memperkuat pengawasan serta pendidikan moral agar generasi muda tidak terjerumus dalam kasus narkoba di Sungai Garinggiang dan sekitarnya.

Selain membahas bahaya narkoba, JKA juga menekankan pentingnya imunisasi dan vaksinasi bagi anak-anak. Ia menyebut kesehatan fisik menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh dan kompetitif.

“Kita ingin anak-anak Padang Pariaman tumbuh kuat, sehat, dan mampu bersaing di tingkat global. Semua berawal dari keluarga dan peran orang tua, terutama ibu-ibu BKMT,” tambahnya.

JKA juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap pergaulan remaja harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kesehatan anak. Dua hal ini, katanya, sama-sama penting untuk melahirkan generasi muda yang sehat jasmani dan rohani.

Sementara itu, Pembina BKMT Nagari III Koto Aua Malintang, Ediwirman, mengapresiasi perhatian Bupati terhadap isu sosial dan kesehatan masyarakat. Ia menyebut ada sembilan kelompok BKMT aktif di wilayah tersebut yang rutin menggelar kegiatan keagamaan dan sosial.

“Melalui kegiatan BKMT, kami berharap ibu-ibu menjadi teladan dan penjaga nilai-nilai agama. Dengan begitu, anak-anak terhindar dari kasus narkoba di Sungai Garinggiang dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta berakhlak baik,” ujar Ediwirman. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version