AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,358 view

Kebakaran Pasar Kayu Tanam Hanguskan 15 Toko, BPBD Diminta Buat Posko

Dokumentasi visual dari kejadian penting terkait Kebakaran Pasar Kayu Tanam.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau lokasi kebakaran Pasar Kayu Tanam yang menghanguskan 15 petak toko. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Kebakaran Pasar Kayu Tanam terjadi di Kabupaten Padang Pariaman pada Kamis (23/7/2026) dan menghanguskan 15 petak toko. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman langsung melakukan peninjauan serta penanganan darurat di lokasi kejadian.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat dan Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara mendatangi area pasar yang terdampak kebakaran. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan proses pemadaman, pendataan, dan bantuan kepada pedagang berjalan.

Bupati turut didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Nita Azis serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Pemerintah daerah memastikan kebutuhan awal para korban menjadi perhatian setelah musibah tersebut.

Peristiwa kebakaran Pasar Kayu Tanam dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran Padang Pariaman dari Pos Lubuk Alung tiba sekitar 10 menit setelah laporan diterima, kemudian mendapat dukungan armada dari Pos Limpato dan sejumlah daerah sekitar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Pariaman Rifky Monrizal menjelaskan, sebanyak 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. Armada tersebut terdiri dari lima unit milik Kabupaten Padang Pariaman serta masing-masing satu unit bantuan dari Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Pariaman.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Dugaan sementara, api berasal dari salah satu petak toko,” kata Rifky Monrizal.

Setelah api berhasil dikendalikan, Bupati John Kenedy Azis meminta seluruh perangkat daerah terkait segera mengambil langkah penanganan bagi warga terdampak. BPBD Kabupaten Padang Pariaman diperintahkan mendirikan posko darurat, sedangkan Dinas Sosial diminta menyiapkan dapur umum.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman juga menyalurkan bantuan awal melalui Dinas Sosial bersama PKK Peduli. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, pakaian, selimut, perlengkapan bayi, kasur, dan kebutuhan dasar lainnya.

Camat dan Wali Nagari Kayu Tanam juga diminta melakukan pendataan terhadap seluruh korban kebakaran. Data tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan bantuan lanjutan yang dibutuhkan para pedagang dan warga terdampak.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah turut menyiapkan layanan trauma healing bagi anak-anak usia TK dan SD yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemulihan pascakejadian.

Penanganan kebakaran Pasar Kayu Tanam melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satpol PP, kepolisian, BPBD, Dinas Perhubungan, Tagana, PKK Peduli, aparat nagari, relawan, hingga masyarakat sekitar yang ikut membantu proses pemadaman dan evakuasi.

Camat 2 x 11 Kayu Tanam, Junaidisyah, menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan sementara, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Pendataan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan korban.

“Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan maupun kebutuhan para korban,” ujar Junaidisyah.

Ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman Nita Azis juga menyerahkan bantuan langsung kepada warga yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut menjadi bagian dari respons cepat pemerintah daerah dalam membantu pemulihan korban kebakaran Pasar Kayu Tanam. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aris Prima Gunawan
Putri Maharani
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version