BREAKING NEWS
    11,858 view

    Kebakaran Pasar Payakumbuh Blok Barat: Kerugian Capai Rp34 M, 7 Petugas Terluka

    Waktu Baca: 2 menit
    Petugas Damkar bersama relawan bekerja keras memadamkan kobaran api di Blok Barat Pasar Payakumbuh, Selasa pagi (26/8/2025). Api berhasil dipadamkan setelah tujuh jam, namun ratusan toko dan kios hangus terbakar. (Foto: TimAS)

    Payakumbuh, AyoSumbar.id – Kerugian akibat kebakaran Pasar Payakumbuh Blok Barat Selasa (26/8/2025) pagi, mulai tergambarkan. Estimasi semantara, angka kerugian mencapau Rp34 miliar lebih. Pasalnya, ratusan toko yang hangus akibat peristiwa menggemparkan ini.

    Kepala Seksi Operasional Dinas SatpolPP Kota Payakumbuh, Eci, mengatakan bahwa kebakaran Pasar Payakumbuh Blok Barat yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu, berhasil direda sekitar pukul 11.30 WIB.

    ”Sekarang kondisi di lokasi sudah kondusif. Api berhasil dipadamkan pada pukul 11.30 tadi. Kondisi sudah hijau,” kata Eci.

    Besarnya kobaran membuat tim damkar kewalahan. Beruntung, bantuan dari kabupaten/kota sekitar datang dengan cepat. Yakni dari Limapuluh Kota, Bukittinggi, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Sijunjung, Padang Pariaman, Pariaman, dan Padang.

    “Hingga sekarang sumber api dan penyebab kebakaran belum ditetahui. Sebab, saat petugas kami tiba di lokasi, api sudah besar di areal pertokoan dan kios lantai I dan lantai II Blok Barat Pasar Payakumbuh,” tukasnya.

    Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengatakan bahwa dari laporan sementara yang diterimanya, api melalap hampir seluruh bagian lantai II Blok Barat, yaitu 104 toko.

    “Untuk lantai 1 bangunan pasar, kerusakannya sekitar 75 persen. Dampak ini mencakup 64 toko, 38 kios, serta 160 palung, 9 palung patri, dan 5 RBT. Secara keseluruhan, 132 tempat usaha terdampak langsung,” jelas Rida.

    Beruntung, katanya tidak ada para pedagang ataupun pemilik kios yang mengalami luka saat kebakaran Pasar Payakumbuh Blok Barat itu. “Estimasi sementara kerugian atas peristiwa ini sekitar Rp 34,35 miliar,” ucapnya.

    Sementara itu, Kapolres Kota Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, menegaskan bahwa polisi mengamankan lokasi untuk mencegah penjarahan sekaligus mempermudah mobilitas tim damkar. Penyebab kebakaran masih diselidiki secara intensif.

    Untuk mengungkap sumber dan penyebab kebakaran, pihaknya pun bekerja sama dengan laboratorium forensik Polda Riau. “Kejadian ini masih dalam penyelidikan untuk mengetahui sumber kebakaran. Proses ini akan melibatkan laboratorium forensik Polda Riau,” kata Ricky.

    Informasi yang dihimpun AyoSumbar, pemadaman kebakaran Pasar Payakumbuh Blok Barat itu berlangsung selama 7 jam. Proses yang tak luput dari risiko. Tim medis mencatat 7 orang petugas yang terlibat dalam pemadaman mengalami cedera ringan hingga sedang.

    Misalnya seorang anggota TNI yang terkena kayu jatuh, beberapa petugas dan relawan yang terkena pecahan kaca, serta satu pemadam yang terkena air panas. Beruntung, tim medis dari Puskesmas Keliling siaga untuk memberikan pertolongan pertama di lokasi. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *