AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
9,457 view

Kelemahan Sistem Pemilu di Indonesia Dibongkar Bupati Padang Pariaman

Visualisasi yang mendukung laporan investigatif mengenai Kelemahan Sistem Pemilu di Indonesia,Sistem Pemilu Proporsional Terbuka,sistem Pemilu proporsional tertutup.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, berhasil menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti, kemarin. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), mengupas kelemahan sistem Pemilu di Indonesia dalam disertasinya. Hal itu terungkap ketika ia secara resmi mendapatkan gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Trisakti, kemarin.

Tidak tanggung-tanggung, predikat cumlaude berhasil diraih JKA. Disertasinya itu mengulas tetang “Rekonstruksi Sistem Pemilu Proporsional Terbuka Menjadi Sistem Proporsional Tertutup untuk Meningkatkan Kinerja Lembaga Anggota DPR dan Partai Politik yang Berkualitas”.

John Kenedy secara lugas mengkritisi sistem pemilu terbuka yang selama ini diterapkan di Indonesia. Ia menilai sistem tersebut rentan melemahkan struktur partai dan menciptakan ketidakjelasan akuntabilitas para legislator.

“Rekonstruksi menuju sistem Pemilu proporsional tertutup adalah langkah strategis untuk memperkuat partai politik dan menciptakan wakil rakyat yang lebih berkualitas,” tegas JKA.

Tak hanya menyita perhatian karena substansi disertasinya yang bernas, JKA juga menuai pujian dari para penguji yang menilai karyanya memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu hukum tata negara.

Ini menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis keilmuan dan nilai demokrasi yang substansial.

“Gelar ini bukan sekadar kebanggaan pribadi, tapi tanggung jawab moral dan intelektual saya untuk memperjuangkan sistem politik yang lebih sehat dan berkualitas, demi masyarakat Padang Pariaman dan Indonesia,” ungkapnya penuh semangat.

Dengan gelar doktor yang kini ia sandang, John Kenedy Azis siap melangkah lebih jauh dalam reformasi kebijakan publik, mengandalkan kajian ilmiah dan semangat perubahan.

Langkah ini bukan hanya catatan akademik, tapi sebuah komitmen nyata membangun negeri dari ruang kuliah hingga ruang kebijakan. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version