AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
7,525 view

Kopi Bundo Pagadih Dikelola Perempuan Tangguh, Ketua PKK Agam Salut

Potret mendalam dari peristiwa yang menjadikan Kopi Bundo Pagadih berita besar.
Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, didampingi rombongan saat mengunjungi KUPS Agroforestari Alam Merdeka di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah, melihat langsung budidaya Kopi Bundo Pagadih. (Foto: Diskominfo Agam)

Agam, AyoSumbar.id – Kopi Bundo Pagadih kini menjadi cerita baru dari Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam. Jumat (22/8), Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Merry Benni Warlis, bersama rombongan, menyambangi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Agroforestari Alam Merdeka.

Di sanalah biji kopi Robusta varietas lokal Situjuah dirawat dengan penuh dedikasi, tumbuh subur di lahan setinggi 844 meter di atas permukaan laut.

Di areal perkebunan itu, sekitar seribu pohon kopi menjadi saksi kerja keras generasi muda dan kaum perempuan. Dari sinilah lahir nama “Kopi Bundo Pagadih”, sebuah penghormatan atas peran penting perempuan yang terlibat langsung dalam pengelolaan kebun kopi tersebut.

Merry Benni Warlis mengungkapkan kekagumannya terhadap keberadaan kopi ini. “Kopi ini patut kita apresiasi, karena dikelola oleh generasi muda yang mampu mengangkat harkat kaum perempuan hanya dengan kopi. Luar biasa,” ujarnya dengan penuh semangat.

Harapan besar pun disematkan pada kopi khas Pagadih ini. Merry menekankan, kehadiran Kopi Bundo Pagadih tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, melainkan juga berpotensi menembus pasar yang lebih luas.

Dengan begitu, kopi ini diharapkan dapat memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat, khususnya para perempuan yang terlibat di dalamnya.

Kopi Robusta yang dibudidayakan KUPS Agroforestari Alam Merdeka ini tak sekadar hasil panen dari tanah subur Pagadih, tetapi juga simbol kemandirian dan pemberdayaan.

Nama “Bundo Pagadih” seakan menjadi penegasan bahwa peran perempuan dalam sektor pertanian dan usaha rakyat bukanlah sekadar pelengkap, melainkan kekuatan utama.

Bagi masyarakat Pagadih, kopi ini bukan hanya minuman, tetapi juga cerita tentang keberanian, kebersamaan, dan harapan masa depan. Dari biji kopi yang ditanam di ketinggian, mereka menanam impian agar hasil bumi nagari mereka bisa dikenal luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Dengan langkah nyata yang dilakukan KUPS Agroforestari Alam Merdeka, Kopi Bundo Pagadih diproyeksikan sebagai ikon baru dari Nagari Pagadih, membawa aroma harum kopi sekaligus semangat perempuan yang berdaya. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Arditono
St Batuah
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version