AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,156 view

Kualitas Beras Bantuan Dikeluhkan Warga, Pemkab Padang Pariaman Koordinasi dengan Bulog

Foto dari lapangan yang menunjukkan perkembangan terbaru tentang Kualitas beras bantuan.
Plt Kepala Distankp Padang Pariaman, Hendri Satria, merespons laporan masyarakat terkait kualitas beras bantuan pangan dengan melakukan pengecekan ke gudang. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Kualitas beras bantuan dalam Program Bantuan Pangan Pemerintah di Kabupaten Padang Pariaman dikeluhkan sebagian masyarakat karena dinilai kurang baik dan berwarna kekuningan. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distankp) merespons laporan tersebut dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distankp Padang Pariaman, Hendri Satria, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyampaikan laporan dan aspirasi mengenai kondisi beras bantuan yang diterima. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang disalurkan memenuhi standar kualitas dan layak dikonsumsi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas laporan dan aspirasi masyarakat terkait adanya kualitas beras bantuan pangan yang dinilai kurang baik. Masukan ini menjadi perhatian serius bagi kami untuk segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait,” kata Hendri, Sabtu (20/6/2026).

Ia menjelaskan, Program Bantuan Pangan Pemerintah merupakan program nasional yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi. Dalam pelaksanaannya, Perum Bulog bertanggung jawab penuh sebagai penyedia dan transporter yang ditunjuk oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Data Penerima Bantuan Pangan (PBP) berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial pada Desil 1 hingga Desil 4. Untuk alokasi Februari dan Maret 2026, setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter Minyakita per bulan yang disalurkan sekaligus, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita.

Hendri mengungkapkan, sebelum penyaluran dilakukan, Distankp Padang Pariaman telah diundang Perum Bulog untuk memeriksa kualitas beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan pada 5 Juni 2026 di Gudang Bulog Padang.

“Sebelum penyaluran, kami bersama tim telah melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas beras yang diperlihatkan oleh Perum Bulog. Berdasarkan hasil pemeriksaan saat itu, kualitas beras yang kami periksa dinilai memenuhi persyaratan, dalam kondisi baik dan layak untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Meski demikian, Distankp tidak menutup kemungkinan adanya temuan di lapangan yang berbeda dengan hasil pemeriksaan awal. Kondisi tersebut berkaitan dengan besarnya jumlah beras bantuan yang disalurkan serta sebaran titik distribusi yang mencakup 103 nagari di Kabupaten Padang Pariaman.

Untuk itu, pihaknya akan segera menyampaikan informasi yang berkembang kepada Perum Bulog guna dilakukan verifikasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan menyampaikan informasi terkait adanya dugaan beras yang tidak sesuai kualitas atau tidak layak konsumsi kepada Perum Bulog. Kami juga mengharapkan masyarakat, wali nagari, maupun pihak terkait yang menemukan beras dengan kondisi kurang memenuhi persyaratan agar segera melaporkan kepada kami disertai lokasi dan waktu penyaluran, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Hendri.

Atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian masyarakat penerima bantuan, Distankp Padang Pariaman menyampaikan permohonan maaf. Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan pengawasan dan monitoring serta terus berkoordinasi dengan Perum Bulog sebagai penanggung jawab program agar kualitas beras bantuan yang disalurkan kepada masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secara serius guna menjamin masyarakat memperoleh bantuan pangan yang aman, berkualitas, dan layak konsumsi. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of TimAS
Putri Maharani
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version