Lima Federasi Serikat Pekerja Tetapkan Ruli Eka Pratama Pimpin KSPSI Sumbar 2026–2031
Padang, AyoSumbar.id — Musyawarah Daerah (Musda) bersama Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Sumatera Barat menetapkan Ruli Eka Pratama sebagai Ketua DPD KSPSI Sumbar periode 2026–2031.
Musda berlangsung pada Jumat, (19/12) 2025 di UPTD Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat dan Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, dan dibuka secara resmi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Prof. Yassierli, yang hadir secara virtual.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran serikat pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis serta berharap kepemimpinan baru KSPSI Sumbar dapat menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan pekerja.
Proses pemilihan ketua dilakukan berdasarkan suara terbanyak dari lima federasi serikat pekerja yang hadir, yakni Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (KSPSI KEP), Serikat Pekerja Perkebunan dan Pertanian (KSPSI SP3), Serikat Pekerja Transportasi Nasional (KSPSI SPTN), Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan, dan Media Informasi (KSPSI FSP PPMI), serta Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi (KSPSI NIBA).
Dari lima federasi tersebut, empat memberikan dukungan kepada Ruli Eka Pratama, sementara KSPSI SP3 mengusulkan nama Doni Rinaldi sebagai calon ketua. Dengan hasil tersebut, Ruli resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD KSPSI Sumbar periode 2026–2031.
Sidang Musda dipimpin oleh Wasekjen II DPP KSPSI, Ferri Nuzarli, yang memastikan jalannya musyawarah berlangsung tertib dan sesuai mekanisme organisasi. Kehadiran delegasi dari berbagai kabupaten dan kota mencerminkan semangat demokrasi internal, di mana federasi menjadi representasi suara pekerja lintas sektor.
Usai terpilih, Ruli Eka Pratama menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta memperjuangkan kebijakan ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja. Ruli juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sipil.
“Kesejahteraan pekerja adalah fondasi bagi kemajuan bangsa. KSPSI Sumbar harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam membangun hubungan industrial yang harmonis,” ujarnya.
Selain pemilihan, Musda juga menjadi forum evaluasi program kerja sebelumnya. Isu-isu strategis seperti upah layak, jaminan sosial, dan perlindungan pekerja informal menjadi sorotan utama. Musda bersama DPD KSPSI Sumbar 2025 ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh peserta untuk mendukung kepemimpinan baru, dengan lima federasi sebagai pilar utama penentu arah perjuangan buruh Sumatera Barat. (*)
