AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
12,033 view

Lokasi untuk Pedagang Pasar Payakumbuh Blok Barat Dipersiapkan di 3 Titik

Liputan foto: bagaimana Lokasi untuk Pedagang Pasar Payakumbuh,relokasi pedagang Pasar Payakumbuh,Pedagang Pasar Payakumbuh Blok Barat menjadi fenomena sosial?
Wako Payakumbuh, Zulmaeta, meninjau langsung petugas Dishub Payakumbuh untuk menentukan lokasi penampungan sementara pedagang korban kebakaran Blok Barat Pasar Payakumbuh. (Foto: Diskominfo Payakumbuh)

Payakumbuh, AyoSumbar.id – Lokasi untuk Pedagang Pasar Payakumbuh Blok Barat yang menjadi korban kebakaran kini dipastikan tersedia di tiga titik penampungan sementara. Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyiapkan lahan di Jalan Sutan Usman, kawasan belakang Pos Kota Polres Payakumbuh (Terminal Sago), dan Jalan Arisun di tengah pasar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Payakumbuh, Muslim, menyampaikan bahwa ketiga lokasi tersebut dipilih untuk mempercepat pemulihan aktivitas pedagang Pasar Payakumbuh Blok Barat.

“Di Jalan Sutan Usman bisa dibangun sekitar 120 unit kios berukuran 2×2,5 meter. Sementara di belakang Pos Kota tersedia 48 unit, dan di Jalan Arisun dapat menampung sekitar 40 hingga 50 unit kios,” jelasnya, Kamis (28/8/2025).

Muslim menuturkan, kios darurat akan dibuat dari rangka baja ringan dengan dinding multipleks. Menurutnya, bahan ini lebih cepat dipasang, kokoh, dan mudah diperoleh. “Kalau pakai kayu, selain sulit dicari, harganya juga tinggi. Kita perlu jumlah besar dengan waktu terbatas,” ujarnya.

Terkait pendanaan, ia menyebut pembangunan menggunakan Dana Tidak Terduga (DTT) dari APBD, ditambah kemungkinan dukungan dari provinsi maupun pusat. Estimasi biaya pembangunan satu unit kios mencapai Rp12 juta. “Kalau 200 unit saja sudah sekitar Rp2,4 miliar, belum termasuk biaya tambahan untuk fasilitas penunjang,” terangnya.

Soal waktu, Muslim memastikan pekerjaan dimulai segera setelah administrasi dan pergeseran anggaran selesai. “Hari ini desain sudah difinalkan. Begitu rampung, langsung kita kerjakan agar pedagang tidak terlalu lama kehilangan mata pencaharian,” katanya.

Sekretaris Kota (Sekko) Payakumbuh, Rida Ananda, menekankan bahwa distribusi kios dilakukan secara adil. “Penempatan kemungkinan dengan sistem acak atau undian. Semua pedagang yang terdampak kebakaran akan mendapatkan hak yang sama, tanpa pilih kasih,” ujarnya.

Rida menambahkan, pembangunan kios tidak akan banyak mengganggu aktivitas sekitar. “Untuk Jalan Sutan Usman, kios memang membelah jalan. Lalu lintas tetap bisa lewat, hanya parkir yang tidak bisa lagi. Pengerjaan berjalan paralel dengan administrasi, jadi tidak akan tertunda,” jelasnya.

Ia berharap, keberadaan kios darurat mampu memulihkan ekonomi pedagang Pasar Payakumbuh Blok Barat. “Kami ingin pedagang kembali berjualan, mendapatkan penghasilan, dan perlahan bangkit setelah musibah,” katanya.

Data Pemko Payakumbuh mencatat, sebanyak 310 pedagang toko dan kios serta 237 pedagang palung akan direlokasi. Semuanya akan ditempatkan di kios penampungan sesuai kapasitas unit yang tersedia.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengakui penyediaan kios darurat tidak sederhana. “Membangun ini tidak mudah. Perlu dana, lokasi, dan perencanaan matang. Tapi pemerintah akan berusaha maksimal agar pedagang bisa segera berjualan lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemko berencana merelokasi pedagang Pasar Payakumbuh Blok Barat ke Blok Timur, namun dibatalkan setelah ditinjau karena lahan tersebut ternyata milik pihak lain. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version