AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
12,467 view

Majukan Pertanian dan Pariwisata Solok, Pemkab Gandeng Unand

Berita viral: bagaimana masyarakat bereaksi terhadap Majukan pertanian dan pariwisata Solok,pertanian dan pariwisata Kabupaten Solok,pengembangan pariwisata Kabupaten Solok?
Wakil Bupati Solok, Candra didampingi jajarannya, berdiskusi dengan Rektor Unand, Efa Yonnedi, saat pertemuan kerja sama strategis di Gedung Rektorat Unand, Padang, Rabu (20/8/2025). Mereka membahas pengembangan sektor pertanian dan pariwisata di Kabupaten Solok. (Foto: Diskominfo Kabupaten Solok)

Padang, AyoSumbar.id – Pemkab Solok menggandeng Universitas Andalas (Unand) untuk majukan pertanian dan pariwisata Solok. Upaya ini diharapkan mempercepat pembangunan daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi alam dan sumber daya manusia kedua sektor tersebut.

Wakil Bupati Solok, Candra, menegaskan bahwa Solok memiliki keindahan alam dan tanah yang sangat subur, menjadi modal utama untuk mengembangkan sektor pertanian. Kabupaten Solok unggul dalam beberapa komoditas.

Misalnya saja kopi seluas 6.573,75 hektare, kakao 2.810,31 hektare, dan cengkeh 2.761,1 hektare. Lalu, produksi bawang merah juga mencatat surplus hingga 94,68%, menempatkan Solok sebagai produsen kedua terbesar di tingkat nasional.

“Setelah membenahi pelayanan publik sesuai arahan Presiden, kami akan fokus pada dua sektor utama, yakni pertanian dan pariwisata. Kami sangat mengharapkan dukungan Unand untuk riset budidaya ramah lingkungan, inovasi pascapanen, pendampingan standar mutu kopi (ISO 22000), pelatihan SDM, inkubasi, hingga promosi produk secara digital,” ujar Candra dikutip Jumat (22/8/2025).

Data tahun 2024 menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan ke Solok mencapai 1,9 juta orang, menunjukkan potensi besar pengembangan pariwisata Kabupaten Solok sebagai destinasi unggulan, baik nasional maupun internasional.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Unand Efa Yonnedi, menyampaikan komitmen kampus untuk mendukung pembangunan Solok. Menurutnya, sektor kopi dan bawang merah menjadi “engine of growth” yang mampu mendorong ekonomi masyarakat secara berlapis.

“Kehadiran Unand di Kabupaten Solok akan menghadirkan inovasi, produktivitas, dan teknologi baru. Kami siap mendukung melalui riset, pengabdian masyarakat, KKN tematik, hingga potensi hak paten dari dosen,” ujarnya.

“Branding ‘Solok Radjo’ harus terus dijaga, dan kami siap berkontribusi dalam pengembangan pertanian dan pariwisata Kabupaten Solok,” tambah Efa. Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian isu irigasi dan air sebagai program pengabdian dosen Unand untuk solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

Pertemuan itu ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dan kolaborasi teknis lainnya, demi terwujudnya pembangunan Kabupaten Solok yang berkelanjutan, berbasis riset, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version