AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
34,440 view

Masyarakat Minta Tarok City Dilanjutkan, Bupati Padang Pariaman Tegaskan Komitmennya

Laporan terbaru: bagaimana isu Masyarakat minta Tarok City dilanjutkan,Tarok City berkembang di media?
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), didampingi Staf Ahli Budi Mulya saat Safari Ramadhan di Masjid Raya Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, pada Senin (10/3/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Masyarakat minta Tarok City dilanjutkan sebagai kawasan strategis pendidikan dan ekonomi unggulan di Padang Pariaman.

Dukungan ini mengemuka dalam kunjungan Safari Ramadhan Tim 1 yang dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), ke Masjid Raya Kapalo Hilalang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, pada Senin (10/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, JKA menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan Tarok City meskipun menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan anggaran.

“Kami sangat memahami harapan masyarakat terhadap pengembangan Tarok City. Meski anggaran terbatas, kami akan terus mengupayakan agar proyek ini tetap berjalan,” kata JKA di hadapan jamaah yang terdiri dari niniak mamak, alim ulama, dan tokoh masyarakat setempat.

Setelah memimpin Shalat Isya berjamaah, JKA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan proyek besar seperti Tarok City memerlukan sinergi dari berbagai pihak.

“Di tengah situasi anggaran yang terbatas, kita harus lebih kreatif dan bersatu dalam membangun Padang Pariaman. Saya berharap dukungan penuh dari semua pihak, termasuk masyarakat Kapalo Hilalang, agar pembangunan ini bisa berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Selain membahas pembangunan, JKA juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Padang Pariaman dalam dua bulan terakhir.

Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini tercatat 13 kasus di 11 kecamatan, belum termasuk wilayah hukum Polres Pariaman.

“Korbannya adalah anak-anak kita yang masih sangat belia, bahkan ada yang baru berusia 10 tahun. Yang lebih menyedihkan, sebagian besar pelaku berasal dari lingkungan terdekat, bahkan ada yang berusia 60 tahun,” ungkapnya dengan nada prihatin.

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak adalah tanggung jawab bersama. “Kita harus lebih waspada, terutama dalam mengawasi penggunaan gadget dan media sosial yang bisa menjadi pintu masuk bagi kejahatan terhadap anak,” tambahnya.

Wali Nagari Kapalo Hilalang, Endrizal, menyatakan bahwa masyarakat setempat mendukung penuh program pembangunan yang dicanangkan oleh JKA, termasuk pengembangan Tarok City sebagai kawasan unggulan.

Sementara itu, tokoh masyarakat, Septiansyah, menilai bahwa Nagari Kapalo Hilalang memiliki potensi besar di berbagai sektor, termasuk pertanian, perkebunan, industri, dan pariwisata. Namun, menurutnya, yang paling menjanjikan adalah Tarok City sebagai pusat pendidikan.

“Kami berharap pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat benar-benar memberi perhatian lebih terhadap potensi ini. Tarok City bisa menjadi ikon baru bagi Padang Pariaman,” harapnya.

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, dalam kunjungan tersebut JKA juga menyalurkan berbagai bantuan, termasuk dana pembangunan masjid, paket Al Qur’an, serta bantuan tunai dari Bank Nagari, Baznas, Kemenag Padang Pariaman, dan Direktur PDAM. (*)


Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aprizal Noer
Putri Maharani
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version