Nazwatul Anisa, Siswi SMKN 1 Padang Panjang yang Sudah 5 Hari Hilang
Tanah Datar, AyoSumbar.id – Nazwatul Anisa, seorang siswi SMKN 1 Padang Panjang berusia 18 tahun, dilaporkan hilang karena belum kembali ke rumah sejak Jumat (2/10/2026) sore. Hingga Rabu (7/10/2026), keluarga masih mencari keberadaan warga Jorong Bintungan, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, tersebut.
Ayah Nazwa, Donal Saputra (43), mengatakan anaknya pulang dari sekolah pada Jumat siang. Saat itu, Donal dan istrinya sedang berada di sawah, sementara Nazwa tinggal di rumah bersama adiknya yang masih kecil.
Sekitar pukul 16.00 WIB, adik Nazwa menyusul orang tuanya ke sawah. Kepada Donal, sang adik mengatakan Nazwa meminta dirinya datang ke sawah. Dari keterangan adiknya, Donal mengetahui Nazwa kemudian pergi bersama seorang teman perempuan menggunakan sepeda motor.
Keluarga saat itu mengira Nazwa hanya pergi sebentar. Kekhawatiran mulai muncul setelah Donal dan istrinya kembali ke rumah. Sampai sekitar pukul 22.00 WIB, Nazwa tidak juga pulang.
“Saya sudah mendatangi rumah teman yang disebut mengantar Nazwa. Namun, Nazwa tidak berada di sana. Temannya mengatakan Nazwa meminta diantar ke Terminal Padang Panjang pada sore itu,” ungkap Donal.
Keluarga kemudian mendatangi Terminal Padang Panjang untuk mencari Nazwa. Mereka menunjukkan foto Nazwa kepada sejumlah orang dan menanyakan apakah ada yang mengetahui keberadaannya. Upaya tersebut belum memberikan hasil.
“Pencarian Nazwa kami lanjutkan ke sejumlah lokasi lain yang dinilai memungkinkan. Termasuk rumah teman, kerabat, dan tetangga,” sambungnya.
Keluarga juga mendatangi SMKN 1 Padang Panjang, tempat Nazwa duduk di kelas XI. Dari pihak sekolah, keluarga mendapat informasi bahwa Nazwa tidak lagi masuk sekolah setelah kejadian tersebut. Sebelum Nazwa meninggalkan rumah, Donal mengatakan sempat terjadi persoalan terkait telepon seluler milik anaknya.
“Pada Kamis malam, saya mendengar Nazwa berbicara melalui telepon dengan seorang laki-laki yang diduga dekat dengannya. Saya kemudian mengambil telepon tersebut. Nazwa pun menangis setelah telepon selulernya diambil,” bebernya.
Keesokan paginya, sambung Donal, sebelum berangkat sekolah, Nazwa meminta telepon itu dikembalikan. Donal mengaku tidak memberikannya dan hanya memberikan uang saku untuk kebutuhan sekolah.
“Keputusan itu saya ambil karena kekhawatiran sebagai orang tua terhadap pergaulan anak saya. Saya beberapa kali memeriksa teleponnya dan menemukan percakapan dengan seorang laki-laki yang diduga merupakan pacarnya,” jelas Donal.
Donal juga mengetahui laki-laki tersebut beberapa kali mengirim uang dan paket kepada Nazwa. Kondisi itu membuatnya memilih memperketat pengawasan terhadap anaknya. “Yang saya takutkan itu terjadi apa-apa dengan anak saya. Saya sebagai orang tua takut dia salah pergaulan,” ujar Donal.
Ciri-cici Nazwatul Anisa dan Kontak Keluarga
Nazwatul Anisa disebut memiliki tinggi sekitar 150 sentimeter. Saat terakhir diketahui pergi, ia mengenakan baju batik berwarna merah. Donal meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan anaknya segera menyampaikan informasi kepada keluarga.
Ia juga mengingatkan agar informasi yang belum terverifikasi mengenai Nazwa tidak disebarkan. Keluarga berharap Nazwa hilang tersebut segera ditemukan dan dapat kembali ke rumah dalam keadaan selamat.
Informasi mengenai keberadaan Nazwa dapat disampaikan kepada keluarga melalui nomor 0895-3400-35580 atau 0895-1016-8326. “Kami hanya ingin anak kami segera ditemukan dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” kata Donal. (*)
