Oleh-oleh khas Sumatera Barat: 27 Ragam Makanan, 9 Kerajinan Tangan Menarik
20. Lamang
Lamang atau Lemang adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dalam bambu dengan santan. Lemang sering disajikan dengan tapai atau rendang, dan bisa dibawa sebagai oleh-oleh.
21. Dodok Pisang
Dodok pisang adalah kue tradisional yang terbuat dari pisang yang dicampur dengan tepung dan gula, kemudian dikukus atau dipanggang. Rasanya manis dan teksturnya lembut.
22. Kue Putu Kacang
Kue putu kacang adalah kue tradisional yang terbuat dari kacang hijau yang dihaluskan dan dicetak dalam bentuk tertentu. Rasanya manis dan lembut, cocok sebagai oleh-oleh ringan.
23. Sala Lauak
Makanya jenis ini enak dimakan dalam kondisi hangat-hangat. Sala lauak berupa gorengan berbentuk bulat seukuran bolang pimpong. Untuk memudahkan wisatawan, tepung khusus juga sudah dibuatkan. Jadi, dapat digoreng sendiri di rumah nantinya.
24. Bolu BatikLokalitas
Bolu batik adalah kue bolu yang dihias dengan motif batik khas Minang. Selain rasanya yang enak, tampilannya juga menarik sebagai oleh-oleh.
25. Arai Pinang
Arai pinang adalah makanan ringan yang terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan kelapa parut, digoreng hingga kering, dan berbentuk seperti pinang. Rasanya gurih dan cocok sebagai camilan.
26. Ampiang Balado
Karupuak Ampiang (Emping) adalah emping melinjo yang digoreng dan dibalut dengan bumbu balado pedas manis. Camilan ini populer sebagai oleh-oleh karena rasanya yang khas.
27. Kue Basung
Kue basung adalah kue tradisional berbentuk kerucut yang terbuat dari campuran tepung beras dan gula merah. Kue ini memiliki rasa manis dan tekstur yang kenyal.
Kerajinan Tangan Khas Sumbar
Sedangkan kerajinan tangan khas Sumbar juga banyak yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Setidaknya, terdapat 9 yang paling populer dan wajib kamu beli sebagai kenang-kenang pernah ke Ranah Minang. Berikut daftarnya:
1. Kain Bordir Kerancang
Kain bordir kerancang adalah jenis kain yang dihiasi dengan bordir atau sulaman, di mana motif atau pola tertentu diukir atau dirajut sehingga menciptakan efek tembus pandang atau transparan pada kain. Kain ini sering digunakan dalam pembuatan busana tradisional seperti kebaya, baju kurung, atau baju tradisional lainnya, di mana bordir kerancang memberikan sentuhan elegan dan detail yang rumit pada pakaian tersebut.
2. Sulaman Nareh Pariaman
Sulaman Nareh Pariaman adalah sebuah seni kerajinan tangan tradisional yang berasal dari daerah Nareh, Pariaman, Sumatera Barat. Sulaman ini dikenal dengan kehalusan dan kerumitan motifnya, yang biasanya menggambarkan alam, flora, fauna, serta motif-motif khas Minangkabau.
3. Kain Tenun Pandai Sikek
Kain Tenun Pandai Sikek adalah jenis kain tenun tradisional yang berasal dari Nagari Pandai Sikek, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Kain ini dikenal karena kehalusan tekstur dan keindahan motifnya yang rumit. Tenunan Pandai Sikek merupakan bagian dari budaya Minangkabau dan sering digunakan dalam upacara adat, seperti pernikahan dan acara resmi lainnya.
4. Batik Tanah Like
Batik Tanah Liek adalah salah satu jenis batik tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Nama “Tanah Liek” berarti “tanah liat” dalam bahasa Minangkabau, karena batik ini menggunakan tanah liat sebagai salah satu bahan pewarnanya. Tanah liat digunakan untuk menciptakan warna dasar kain, yang kemudian dihiasi dengan motif-motif khas Minangkabau.
5. Kerajinan Perak dan Songket Koto Gadang
Kerajinan Perak dan Songket Koto Gadang adalah dua bentuk seni dan kerajinan tradisional yang berasal dari Koto Gadang, sebuah desa di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Keduanya dikenal karena keindahan, kehalusan, dan nilai budaya yang tinggi.
6. Ukiran Kayu Minangkabau
Ukiran Kayu Minangkabau adalah seni kerajinan tradisional dari Minangkabau, Sumatera Barat, yang menggabungkan nilai estetika, filosofi, dan budaya. Ukiran ini sering ditemui pada bangunan-bangunan tradisional seperti rumah adat Minangkabau (Rumah Gadang), yang dihiasi dengan motif-motif khas.














