AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
4,480 view

Padang Marandang 2025, Simbol Kebangkitan Warga Pascabencana

Foto yang menangkap momentum penting terkait isu Padang Marandang 2025.
Wako Padang, Maigus Nasir, ikut mengaduk rendang dalam kegiatan Padang Marandang 2025 yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi di Kota Padang. (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Padang Marandang 2025 resmi digelar Pemerintah Kota Padang sebagai penanda berakhirnya masa tanggap darurat banjir bandang dan tanah longsor, sekaligus menjadi ruang pemulihan sosial dan psikologis masyarakat.

Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pariwisata menginisiasi Padang Marandang 2025 dengan menghadirkan tradisi memasak rendang secara bersama-sama. Kegiatan ini menyelimuti kota dengan aroma rempah dan membawa semangat kebersamaan di tengah suasana pascabencana.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan bahwa filosofi marandang relevan dengan proses pemulihan daerah terdampak. Ia menekankan adanya pesan persatuan yang tercermin dari rendang sebagai perpaduan daging dan berbagai rempah yang saling melengkapi.

“Bencana ini mengingatkan kita untuk bersatu. Sama seperti rendang yang terdiri dari banyak elemen, masyarakat pun harus bersinergi satu sama lain agar kita bisa pulih lebih cepat,” ujar Maigus Nasir.

Selain persatuan, Maigus menilai proses marandang yang panjang dan penuh kesabaran mencerminkan ketangguhan masyarakat. Ia berharap nilai tersebut menguatkan warga dalam menghadapi masa sulit sekaligus membangun kembali kehidupan pascabencana.

Maigus juga menyoroti fungsi sosial rendang sebagai makanan yang lazim dibagikan, bukan sekadar dikonsumsi sendiri. Semangat berbagi itu diwujudkan melalui komitmen pemerintah untuk menyalurkan hasil Padang Marandang 2025 kepada para penyintas.

“Insya Allah, rendang ini akan kami salurkan kepada saudara-saudara kita yang saat ini berada di pengungsian, baik di wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Aceh. Termasuk juga untuk daerah yang masih terisolasi seperti di Agam,” kata Maigus Nasir.

Di akhir kegiatan, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan seluruh pihak yang terlibat. Padang Marandang 2025 menjadi bukti bahwa kepedulian dan solidaritas masyarakat Padang tetap terjaga meski dilaksanakan dalam suasana duka pascabencana. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Arditono
Aprizal Noer
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version